Surabaya Siang Panas, Malam Dingin: Tips Tetap Sehat Dr Heni

Putri N. · 3 min baca · 1 jam lalu · 18 dibaca
Bisik.id
Surabaya Siang Panas, Malam Dingin: Tips Tetap Sehat Dr Heni

Gambar atau konten salah?

Cuaca di Surabaya dan beberapa daerah di Jawa Timur baru-baru ini menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok. Siang hari terasa panas terik, sedangkan malam hingga dini hari udara terasa lebih dingin. Kondisi ini sering terjadi ketika memasuki awal musim kemarau.

Menurut BMKG, suhu di Surabaya pada siang hari berpotensi mencapai 36 derajat celcius dan pada malam hari berada di kisaran 22-24 derajat celcius. Perubahan suhu yang cukup drastis tersebut dapat memengaruhi kondisi tubuh jika tidak diantisipasi dengan baik.

Ahli Gizi dari Ottimmo International, Dr Heni Adhianata, menyebut ada sejumlah tips yang dapat diterapkan masyarakat agar tubuh tetap fit di tengah cuaca yang berubah-ubah.

"Di siang hari bisa dibatasi minuman yang tinggi gula karena minuman tinggi gula itu kadang membuat badan kita lama-kelamaan lemas," kata Heni. 08 Juni 2026

Ia juga menasihati masyarakat untuk mengurangi konsumsi makanan tinggi minyak seperti gorengan dan beralih ke pilihan yang lebih sehat. "Hindari camilan yang goreng-gorengan karena nanti juga bisa menyebabkan radang. Lebih baik camilannya diganti yang minim minyak atau bahkan lebih baik mengonsumsi buah-buahan," ujarnya.

Untuk menjaga daya tahan tubuh, Heni menyarankan memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Ia merekomendasikan buah dan sayuran dengan kandungan air tinggi. "Buah dan sayur bisa dipilih yang kandungan airnya tinggi seperti semangka, jeruk, timun, tomat. Selain untuk memenuhi asupan vitamin juga bisa membantu menambah asupan cairan bagi tubuh," jelasnya.

Di tengah cuaca panas, kebutuhan cairan tubuh juga tidak boleh diabaikan. Heni menegaskan konsumsi air putih minimal 2 liter per hari tetap harus dipenuhi. Jumlah itu bisa ditambah jika lebih banyak beraktivitas di luar ruangan. "Untuk minimalnya tetap 2 liter. Kalau aktivitas fisiknya lebih banyak di luar atau aktivitas berat bisa ditambah karena tubuh berkeringat lebih banyak," tuturnya.

Selain air putih, minuman isotonik seperti air kelapa juga dapat menjadi alternatif untuk membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat aktivitas di bawah terik matahari. "Di siang hari bisa mengonsumsi minuman isotonik seperti air kelapa. Itu juga bisa membantu hidrasi tubuh lebih cepat," imbuhnya.

Tak kalah penting, masyarakat juga diminta menjaga imunitas tubuh dengan memperbanyak asupan vitamin C dari buah dan sayur. Menurut Heni, perubahan suhu ekstrem antara siang dan malam membuat tubuh lebih rentan sakit. "Perubahan suhu yang ekstrem itu membuat kita lebih rentan terkena penyakit seperti flu, batuk," katanya.

Heni pun menyarankan aktivitas fisik ringan untuk menjaga kebugaran tubuh. "Aktivitas fisik ringan misalnya di pagi hari jalan kaki 15 sampai 30 menit itu bisa membantu supaya selama seharian aktivitas berjalan lancar," ujarnya.

Ia juga membagikan tips penggunaan pakaian yang dapat membantu melindungi tubuh. Penggunaan baju yang nyaman, tidak terlalu tebal, berbahan yang mudah menyerap keringat, serta tidak berwarna gelap disarankan saat siang hari. Jika harus beraktivitas di luar ruangan pada pukul 11.00 hingga 15.00 WIB, penggunaan topi atau kacamata juga dapat membantu mengurangi paparan panas. Sedangkan saat malam hari, masyarakat disarankan menggunakan pakaian yang lebih hangat atau selimut saat tidur. Bagi yang memiliki alergi dingin, minuman hangat seperti jahe, madu, atau teh hangat dapat membantu tubuh lebih nyaman saat beristirahat. "Kalau memang ada alergi dingin, sebelum tidur bisa minum air hangat, madu hangat, jahe hangat atau teh hangat supaya ketika tidur juga nyaman," pungkasnya.

Dengan mengikuti saran-saran tersebut, masyarakat dapat melindungi kesehatan tubuh mereka dari dampak suhu ekstrem yang terjadi di Surabaya dan sekitarnya. Praktik pola makan sehat, cukup cairan, aktivitas ringan, serta pemilihan pakaian yang tepat dapat membantu tubuh tetap fit dan nyaman di tengah perubahan cuaca.

Surabayasuhu ekstremair putihbuahsayurminuman isotonikaktivitas fisik ringan

Komentar

Memuat komentar...