Survei PIDI-PIDGI: Internship Dokter Terbebani, Gaji Terbawah
Gambar atau konten salah?
Asosiasi Program Internsip Dokter (PIDI) dan Dokter Gigi Indonesia (PIDGI) menggelar survei singkat pada 8 hingga 9 April 2026. Survei ini menargetkan 2.620 responden, semua peserta internship aktif antara Mei 2025 sampai Februari 2026.
Hasilnya menampilkan masalah serius. Mayoritas internship mengeluhkan beban kerja berlebih—79,3 % merasa beban lebih berat atau setara dengan dokter definitif. Sebanyak 12,5 % melaporkan jam kerja melebihi batas yang ditetapkan. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga menjadi sorotan: 16,9 % kesulitan mendapatkan cuti sakit, sementara 18,1 % tidak memperoleh jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan yang memadai.
“Sebanyak 83,4 % responden menyatakan bahwa bantuan biaya hidup dan/atau insentif belum mencukupi kebutuhan sehari‑hari, bahkan sebagian mengalami keterlambatan pembayaran,” kata survei tersebut. Beberapa daerah melaporkan besaran BBH jauh di bawah upah minimum setempat, menandakan ketimpangan kompensasi.
Di bidang kewenangan dan kompetensi, 26,4 % responden ditugaskan melakukan pekerjaan di luar kompetensi mereka. Dalam beberapa kasus, mereka tidak didampingi saat berpraktik, meningkatkan risiko keselamatan pasien.
Survei juga menyoroti monitoring, evaluasi, dan pendampingan. 23,3 % tidak menerima supervisi rutin, dan 62,8 % tidak memiliki evaluasi berkala selama internship. Hal ini menunjukkan sistem pembinaan belum berjalan optimal sesuai regulasi.
Survei ini diumumkan pada Selasa 12 Mei 2026. Data menunjukkan bahwa kondisi internship masih jauh dari ideal, dengan beban kerja, kompensasi, dan pengawasan yang belum memadai. Perlu perhatian lebih dari pihak berwenang untuk menyesuaikan kebijakan dan memastikan lingkungan kerja yang aman serta adil bagi tenaga medis muda.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Matcha Gen Z: 4 Manfaat Kesehatan Terbukti
6 Tanda Gula Darah Tinggi di Pagi Hari yang Sering Diabaikan
Kelelahan Tak Kunjung Reda? Waspada Diabetes
Tiga Kebiasaan Makan Ini Bikin Stres Makin Parah
Kuli Bangunan Mati Akibat Panas Ekstrem dan Kerusakan Ginjal
Pasca Mastektomi: Pemulihan Fisik, Emosional, dan PET‑CT
Berita Terbaru
Pria 35 Tahun di Tasikmalaya Dua Kali Kena Stroke
Disdik Semarang Tolak Buka Akses Portal Prestasi Siswa
Ribuan Massa di Jember Desak DPRD Dukung Program Koperasi Desa
Cedera Betis Kambuh, Rekrutan Anyar Liverpool Diragukan Tampil
Kuis MotoGP berhadiah Rp 750 ribu, tiga pemenang sudah diumumkan
PT BTID Bermitra dengan Pemuda Enam Banjar di Festival Penjor
Korban penyiksaan di Bandung: Mata kanan diangkat, mulut robek
Wuling-Grab Gandeng 14.000 Mobil Listrik Demi Emisi Rendah
Polisi Buru Pemilik WO Darmawangsa, Rugikan 49 Korban Rp 2,4 Miliar
