Takbiran Idul Adha 2026: Mulai 26 Mei – Akhir 30 Mei
Gambar atau konten salah?
Takbiran Idul Adha 2026 menjadi perhatian utama bagi umat Islam. Selain menyembelih hewan kurban, disunnahkan juga untuk bertakbir pada hari raya tersebut. Namun, kapan tepatnya takbiran ini berakhir? Artikel ini menjelaskan secara lengkap.
Menurut buku Ensiklopedi Amalan Sunnah di Bulan Hijriyah karya Abu Ubaidah Yusuf dan Abu Abdillah Syahrul Fatwa, ada dua jenis takbir. Pertama, takbir mutlak, yang bisa dilafalkan kapan saja, di pagi, siang, atau malam, bahkan di pasar. Kedua, takbir muqayyad, yang waktunya terikat dengan sholat fardhu.
Al-Qadhi pernah menyatakan, “Takbir pada hari raya kurban (Idul Adha) ada yang mutlak dan ada yang muqayyad. Takbir muqayyad dilakukan setelah sholat, sedang takbir mutlak dilakukan pada setiap keadaan, di pasar-pasar, dari setiap waktu.” (al-Mughni 3/256). Hadits ini menegaskan perbedaan antara kedua jenis takbir.
Dalam suasana Idul Adha yang penuh kebahagiaan, waktu mulai dan berakhirnya takbir muqayyad sering kali membingungkan. Oleh karena itu, umat Islam perlu mencari petunjuk yang jelas agar amalan mereka sesuai dengan sunnah Nabi SAW.
Menurut penjelasan di buku Arbain (40 Hadits) tentang Hari Raya Idul Fithri dan Idul Adha, takbir muqayyad Idul Adha dimulai dari sholat Subuh hari Arafah (9 Dzulhijjah) sampai akhir hari Tasyrik (13 Dzulhijjah). Hadits tersebut berbunyi:
عَنْ عَلِيٌّ أَنَّهُ كَانَ يُكَبِّرُ بَعْدَ صَلَاةِ الْفَجْرِ يَوْمَ عَرَفَةَ، إِلَى صَلَاةِ الْعَصْرِ مِنْ آخِرِ أَيَّامِ التَّشْرِيقِ، وَيُكَبِّرُ بَعْدَ الْعَصْرِ Artinya: “Dari Ali RA bahwasanya beliau bertakbir mulai dari sholat fajar (Subuh) pada hari Arafah hingga Ashar pada hari terakhir dari hari-hari Tasyrik, dan beliau bertakbir setelah Ashar.” (HR Ibnu Abi Syaibah no 5631)
Keterangan waktu ini juga dikuatkan oleh Imam Ahmad. Suatu ketika, sang imam ditanya, “Dengan hadits apa engkau berpendapat bahwa takbir itu dimulai sejak sholat Fajar hari Arafah hingga ‘Ashar hari Tasyrik? ” Imam Ahmad menjawab, “Dengan ijma' Umar, Ali, Ibnu Abbas, dan Ibnu Mas'ud.”
Dari penjelasan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa takbiran Idul Adha 2026 akan berakhir pada hari ketiga Tasyrik, yakni Sabtu, 30 Mei 2026, tepatnya setelah sholat Ashar. Berikut jadwal takbiran Idul Adha 2026 lengkap awal-akhirnya agar tidak membingungkan:
- Selasa, 26 Mei 2026: 9 Dzulhijjah 1447 H (Hari Arafah, dimulai saat Subuh)
- Rabu, 27 Mei 2026: 10 Dzulhijjah 1447 H (Idul Adha)
- Kamis, 28 Mei 2026: 11 Dzulhijjah 1447 H (Hari Tasyrik ke-1)
- Jumat, 29 Mei 2026: 12 Dzulhijjah 1447 H (Hari Tasyrik ke-2)
- Sabtu, 30 Mei 2026: 13 Dzulhijjah 1447 H (Hari Tasyrik ke-3, diakhiri saat Ashar)
Berkenaan dengan bacaan takbir, tidak ada hadits marfu' yang menjadi landasan resmi. Namun, beberapa lafaz sahabat dapat ditiru dan diamalkan. Berikut beberapa versi yang umum:
Bacaan Takbiran Idul Adha #1: Versi Abdullah bin Mas'ud
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ, وَاللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَللَّهِ الْحَمْدُ
Arab Latin: Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar, Allahu akbar wa lillaahil hamd.
Bacaan Takbiran Idul Adha #2: Versi Ibnu Abbas
اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ اللهُ أَكْبَرُ وَأَجَلُّ اللَّهُ أَكْبَرُ عَلَى مَا هَدَانَا
Arab Latin: Allahu akbarullaahu akbar, Allahu akbar wa lillaahil hamd. Allahu akbar wa ajall, Allahu akbar 'alaa maa hadaanaa.
Bacaan Takbiran Idul Adha #3: Versi Salman al-Khair
اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ ، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا
Arab Latin: Allahu akbarullaahu akbar, Allahu akbar kabiiraa.
Dengan memahami jadwal dan bacaan takbir, umat Islam dapat melaksanakan amalan Idul Adha sesuai dengan petunjuk Nabi SAW. Takbir bukan sekadar ucapan, melainkan ungkapan rasa syukur dan pengakuan atas kebesaran Allah. Menyelaraskan waktu takbir dengan sholat fardhu memastikan bahwa ibadah ini tetap bermakna dan teratur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Puasa 1 Muharam 1448 H: Boleh, Niat & Jadwal 16 Juni
1 Muharam 1448 H Jadi Hari Libur Nasional, Banner dan Ucapan
Sumur Puter Sunan Kudus: Cerita Tersesat di Gang Sempit
Sumur Puter di Kudus, Mitra Barang Hilang? Belum Ada Bukti
Sumur Puter di Kudus: Warisan Air Sunan yang Terlupakan
BEM Solo Raya Demonstrasi di DPRD Solo, Aksi Berakhir Damai
Berita Terbaru
Keju di Makanan Cepat Saji: Manfaat, Bahaya, dan Cara Sehat
BBM Pertamax Naik Rp16.250, Pertalite Tetap Rp10.000
Maroko Hadapi Brasil 14 Juni 2026 di Piala Dunia
Marquinhos: Brazil Bakal Menang Piala Dunia 2026, Harapan Baru
Zulkifli Hasan Kunjungi Petani Aceh, Fokus Distribusi Pupuk
Gading Serpong: Pusat Kafe Favorit Warga BSD dan Tangerang
Indonesia vs Kamboja Imbang 0-0, Bertarung Ketiga AFF U-19
Pawai Pesta Kesenian Bali ke-48 di Renon, 13 Juni 2026
185 Posisi PPPK Tendik Sekolah Rakyat 2026 untuk SMA/SMK
Maroko Hadapi Brasil di Piala Dunia 2026: Titik Awal Baru
