Talk Show 'Voices of Influence' Rayakan Hari Kartini
Gambar atau konten salah?
Sabtu, 4 April 2026, Discovery Kartika Plaza Hotel menggelar talk show bertajuk “Voices of Influence” di Sunset Bar & Lounge. Acara ini dirancang untuk memperingati Hari Kartini dan menyoroti peran perempuan dalam berbagai bidang.
Para pembicara utama terdiri dari Maudy Koesnaedi, Rachel Wang – co‑founder Miss Teenager Indonesia, Ria Templer, co‑founder dan direktur Utama Spice, serta Putu Fitri Ertaningsih, direktur Cap Bali. Mereka berbagi pengalaman tentang kepemimpinan dan pemberdayaan perempuan. Setiap narasumber menekankan pentingnya suara perempuan dalam memajukan masyarakat.
Acara tersebut juga dihadiri oleh istri Gubernur Bali, Ni Luh Putu Putri Suastini Koster. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perempuan memiliki kontribusi penting dalam berbagai aspek kehidupan, khususnya dalam kegiatan adat, tradisi, dan keagamaan yang dominan berlandaskan Hindu. “Satu contoh di adat, kerja adat kita, kerja tradisi kita, kerja agama yang dominan berlandaskan Hindu,” ujarnya.
Putri Koster menyinggung peran perempuan dalam pembangunan infrastruktur pada era 1970-an. Ia mengingatkan bahwa saat itu pembangunan jalan di Bali dimulai, dan pekerjaan tersebut melibatkan laki‑laki dan perempuan. “Bahkan satu hal, kerja yang paling menguras tenaga, contohnya di era tahun 1970an, itu awal dimulainya jalan‑jalan di Bali itu diaspal, jadi yang mengerjakan itu laki‑laki dan perempuan,” tambahnya. Ia menyoroti adanya pembagian peran yang disesuaikan dengan kemampuan fisik, namun tetap ada perempuan yang mampu melakukan pekerjaan berat. “Tetapi tidak semuanya, ada juga yang perempuan itu sangat full power, tenaga kuda dimiliki. Jadi perempuan saat itu ada yang memecah batu, menjunjung batu, pecahan‑pecahan yang kecil‑kecil untuk dibuat bahan dasar dari aspal tersebut, jalan tersebut, itu kaum perempuan,” ia ungkap.
Selain sesi diskusi, acara menampilkan presentasi Dr. Alya Purwoto dengan judul Bali: The Global Destination for Medical Wellness. Presentasi tersebut menyoroti potensi Bali sebagai destinasi unggulan di sektor kesehatan dan kebugaran.
Perayaan juga diwarnai oleh peragaan busana karya desainer Lenny Hartono dan Cap Bali. Pakaian yang dipamerkan memadukan desain modern dengan unsur tradisional khas Indonesia, menampilkan keanekaragaman budaya Bali.
Acara ini menegaskan bahwa perempuan memainkan peran sentral dalam pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi. Melalui dialog dan kolaborasi, mereka menunjukkan bahwa suara perempuan dapat mempengaruhi kebijakan dan praktik di tingkat lokal maupun global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
PT BTID Bermitra dengan Pemuda Enam Banjar di Festival Penjor
Dana Rp 37,7 M Siap Perbaiki Dua Jalan Rusak di Denpasar Barat
KPK Awasi PPDB Klungkung, Pelanggaran Bisa Berujung Pidana
Ramalan bintang cinta Sabtu 20 Juni 2026
BBMKG: Hujan Ringan Guyur Sebagian Besar Bali, Tabanan dan Gianyar Cerah
Hari Ini Saniscara Pon Dunggulan: Panduan Lengkap Ala Ayuning Dewasa
Berita Terbaru
Delegasi UNDP dan Swiss Tinjau Program Hijau Siak
Abu Bakar Ba'asyir Hadir di Milad Seabad Gontor
Teka-teki batang korek api: hanya satu geseran bisa ubah semuanya
Minyak Goreng 66 Tahun: Rahasia Lezat atau Risiko Kanker?
LeCun Sebut xAI Gagal, Tak Mampu Saingi Perusahaan AI Lain
PKN STAN Buka Pendaftaran SPMB-PT 2026 untuk Alumni
AIIB Suntik Rp 303 Triliun ke Proyek Indonesia 2025-2029