TasteAtlas Rilis Daftar 5 Ayam Goreng Terlezat Dunia

Ani R. · 3 min baca · 3 bulan lalu · 151 dibaca
Bisik.id
TasteAtlas Rilis Daftar 5 Ayam Goreng Terlezat Dunia

Gambar atau konten salah?

Ayam goreng sudah lama dikenal sebagai salah satu hidangan paling digemari di dunia. Tak hanya di Indonesia, variasi ayam goreng muncul di setiap budaya, dengan bumbu dan teknik memasak yang berbeda.

On 15 April 2026, TasteAtlas merilis daftar ayam goreng terlezat di dunia. Lima hidangan ini dipilih berdasarkan penilaian rasa, tekstur, dan keunikan resep yang telah lama dikembangkan di masing‑masing negara.

Berikut adalah daftar lengkap lima ayam goreng terlezat menurut TasteAtlas:

  1. ChikinAyam goreng khas Korea Selatan

    Chikin menempati posisi teratas dalam daftar. Hidangan ini bermula ketika militer Amerika Serikat memperkenalkan konsep ayam goreng di Korea pada era Perang Korea 1950‑an. Seiring waktu, industri ayam goreng di Korea berkembang pesat, terutama pada 1970‑an hingga 1980‑an, dengan munculnya restoran khusus. Inovasi rasa menjadi kunci popularitas Chikin, mulai dari saus pedas, manis, hingga bumbu khas Korea. Teksturnya sangat renyah di luar dan tetap juicy di dalam, membuatnya disukai di banyak negara, termasuk Indonesia.

  2. KaraageAyam goreng Jepang dengan teknik penggorengan unik

    Karaage menempati posisi kedua. Potongan ayam biasanya direndam dalam campuran kecap asin, sake, dan gula sebelum dilapisi tepung, lalu digoreng hingga garing. Penggunaan tepung pati seperti arrowroot membantu menjaga kelembapan daging, sehingga bagian dalam tetap lembut, sementara bagian luar menjadi renyah. Karaage sering disajikan sebagai lauk maupun camilan, dan populer karena rasanya yang ringan namun gurih. Metode memasak ini fleksibel dan dapat digunakan untuk bahan selain ayam, tetapi versi ayam tetap yang paling dikenal secara luas.

  3. Ayam Goreng Mba Ni Diungkep 6 JamAyam goreng Indonesia dengan bumbu kaya rempah

    Ayam goreng Indonesia masuk di posisi ketiga. Proses pembuatannya diawali dengan marinasi menggunakan serai, lengkuas, kunyit, dan asam jawa, lalu direbus sebentar sebelum digoreng hingga keemasan. Teknik ini membuat bumbu meresap hingga ke dalam daging. Setiap daerah memiliki variasi ayam goreng tersendiri, baik dari segi rasa maupun tambahan bahan seperti kelapa parut yang menjadi serundeng atau balutan tepung berempah. Hidangan ini biasanya disajikan dengan nasi, lalapan, dan sambal.

  4. Chicken KyivAyam goreng Eropa Timur dengan mentega herbal

    Chicken Kyiv atau kotleta po Kyivsky adalah hidangan ayam goreng yang berasal dari Eropa Timur. Hidangan ini terdiri dari dada ayam tanpa tulang digulung dengan mentega herbal dingin, kemudian dilapisi tepung roti dan digoreng. Saat dipotong, mentega di dalamnya meleleh, memberikan sensasi rasa yang khas sehingga menu ini berada di posisi empat. Meski asal‑usulnya masih diperdebatkan antara Ukraina, Rusia, dan Prancis, hidangan ini sempat sangat populer pada 1970‑an. Popularitasnya menurun seiring perubahan tren kuliner, namun Chicken Kyiv tetap dikenal sebagai sajian klasik dengan teknik memasak yang cukup kompleks.

  5. Fried ChickenAyam goreng khas Amerika Serikat, khususnya wilayah selatan

    Fried Chicken menempati posisi kelima. Hidangan ini memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan migrasi masyarakat Skotlandia dan pengaruh bumbu rempah dari komunitas Afrika‑Amerika. Ayam biasanya dibumbui sederhana dengan garam, lada, dan rempah, lalu digoreng hingga lapisan luar menjadi renyah berwarna keemasan. Tekstur daging yang lembut dan juicy menjadi ciri utama. Fried Chicken biasanya disantap langsung dengan tangan, disajikan dengan saus gravy atau tambahan kentang tumbuk, memberikan pengalaman makan yang khas dan sederhana.

Keempat hidangan di atas menunjukkan bagaimana ayam goreng tidak hanya sekadar makanan cepat saji, melainkan juga karya seni kuliner yang mencerminkan sejarah, budaya, dan inovasi teknik memasak di setiap negara. Dari pengaruh militer di Korea, teknik penggorengan Jepang, rempah khas Indonesia, hingga tradisi Eropa Timur dan warisan kuliner Amerika Serikat, setiap varian membawa keunikan rasa yang membuatnya tetap relevan di panggung kuliner global.

Daftar ini juga menyoroti pentingnya proses marinasi, pemilihan bahan, dan teknik penggorengan dalam menciptakan ayam goreng yang tidak hanya renyah di luar tetapi juga juicy di dalam. Penggunaan bahan seperti sake dan arrowroot di Jepang, atau mentega dingin di Eropa Timur, menunjukkan betapa detailnya resep dapat memengaruhi hasil akhir. Sementara di Indonesia, kombinasi serai, lengkuas, kunyit, dan asam jawa menghasilkan aroma yang menggoda, dan serundeng kelapa menambah tekstur serta rasa manis yang khas.

Secara keseluruhan, daftar TasteAtlas ini menegaskan bahwa ayam goreng tetap menjadi hidangan yang dinikmati secara luas, dengan setiap varian menampilkan keunikan budaya dan teknik kuliner yang kaya. Meskipun sederhana, proses pembuatan dan bahan yang dipilih memegang peranan penting dalam menentukan kelezatan, menjadikan ayam goreng sebagai contoh sempurna bagaimana makanan tradisional dapat beradaptasi dan tetap relevan di era globalisasi.

Ayam GorengTasteAtlasChikinKaraageChicken KyivFried ChickenTeknik Penggorengan

Komentar

Memuat komentar...