Telur Rebus Aman: Simpan di Kulkas, Jangan Lebih dari 2 Jam
Gambar atau konten salah?
Jakarta, telur rebus sering dipilih sebagai lauk atau camilan praktis. Namun, cara penyimpanan harus diperhatikan, terutama bila dibiarkan di suhu ruang terlalu lama.
Setelah dimasak, telur rebus kehilangan lapisan pelindung alaminya. Hal ini membuatnya lebih rentan terhadap pertumbuhan bakteri. Karena itu, telur rebus tidak boleh dibiarkan terlalu lama di luar kulkas.
Menurut data pada 09 April 2026, secara umum telur rebus sebaiknya tidak dibiarkan di suhu ruang lebih dari dua jam. Bila udara di sekitar cukup panas, batas waktu penyimpanan menjadi lebih singkat, yakni sekitar satu jam. Suhu panas mempercepat perkembangan bakteri dan meningkatkan risiko makanan tidak aman.
Berbeda dengan telur mentah yang masih memiliki cangkang pelindung alami, telur rebus lebih cepat menurun kualitasnya. Jika sudah dikupas, bagian dalam telur akan lebih mudah terpapar udara dan kontaminasi. Untuk menjaga kualitas, telur rebus sebaiknya segera disimpan di dalam kulkas setelah dingin.
Dalam kondisi penyimpanan yang tepat, telur rebus yang masih bercangkang dapat bertahan hingga satu minggu. Namun, jika sudah dikupas, sebaiknya dikonsumsi lebih cepat untuk menjaga kesegarannya.
Penting juga memperhatikan tanda-tanda telur sudah tidak layak makan. Misalnya, telur rebus memiliki aroma atau bau tidak sedap, atau tekstur berubah. Jika kondisi seperti ini ditemukan, telur tidak boleh dikonsumsi.
Dengan memperhatikan batas waktu penyimpanan, risiko gangguan kesehatan akibat makanan basi dapat dihindari. Jadi, meski terlihat sederhana, telur rebus tetap perlu ditangani dengan tepat agar aman dikonsumsi.
aqr/adr
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus Katup Jantung Naik di Indonesia, Deteksi Awal Penting
Tantangan Menemukan Angka Tersembunyi dalam Foto 7 Soal
Operasi Benjolan Bahu Raffi Ahmad, Dorong Pemeriksaan Rutin
Prabowo Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis di Sentul
Bloom Putih Anggur: Lapisan Lilin Alami, Bukan Jamur
Rasa Terbakar Dada: Penyebab Utama dan Tanda Peringatan
Berita Terbaru
Mihailo Perovic Tinggalkan Persebaya, Tak Lagi Pakai Seragam
Raphinha: Brasil kuat menyerang, butuh pertahanan Piala Dunia
SPMB 2026 Jambi: Mulai 8 Juni, Jalur Afirmasi & Mutasi
Mandian Air Hangat vs Air Dingin: Manfaat bagi Tubuh
Kebakaran Rumah di Musim Kemarau, Asuransi Zurich Lindungi
Trans7 Mengajar Cipasung: Pelatihan Konten Digital Mahasiswa
Cucurella Siap Transfer ke Barcelona, Chelsea Tuntut
