Testosteron Rendah: Bukan Hanya Soal Seksual

Ayu W. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 110 dibaca
Bisik.id
Testosteron Rendah: Bukan Hanya Soal Seksual

Gambar atau konten salah?

Hormon testosteron sering diasosiasikan hanya dengan urusan ranjang bagi banyak pria. Padahal, hormon ini merupakan pengendali utama yang memengaruhi kualitas hidup pria secara menyeluruh.

Prof dr Wimpie Pangkahila, Sp.And, Subsp. MS, seorang seksolog dan androlog dari Universitas Udayana, menyatakan bahwa penurunan kadar hormon ini memunculkan gejala fisik yang jelas, dan gejalanya tidak terbatas hanya pada penurunan gairah seksual.

Salah satu indikasi paling mudah terdeteksi namun sering terlewatkan adalah hilangnya ereksi spontan. Menurut Prof Wimpie, pria yang sehat biasanya mengalami ereksi alami tanpa perlu stimulasi eksternal. "Tanda pada pria, pagi-pagi atau malam hari, ereksi sendiri tanpa dirangsang. Atau kalau tidak berdiri tanpa rangsangan," jelasnya.

Lebih jauh dari fungsi seksual, kadar testosteron yang rendah, atau sering disebut Low T, juga berdampak pada kondisi psikologis dan kenyamanan hidup sehari-hari. Beberapa dampak tersebut meliputi:

  • Rasa lelah ekstrem yang tidak hilang meskipun sudah cukup beristirahat.
  • Munculnya gejala depresi dan kondisi pikiran yang sulit fokus (brain fog).
  • Sering berkeringat di malam hari tanpa alasan yang jelas.

Bagi pria yang aktif secara fisik, penurunan testosteron bisa menjadi masalah serius bagi kondisi tubuh. Hormon ini bertanggung jawab penuh dalam menjaga kepadatan tulang dan pembentukan massa otot. Selain itu, tanpa testosteron yang memadai, tubuh pria cenderung lebih mudah menimbun lemak, khususnya di area perut. Kondisi ini, jika dibiarkan, akan meningkatkan risiko masalah kesehatan jantung.

dr Ivonne A Santoso dari Klinik Steros menyampaikan bahwa banyak pria tidak menyadari penurunan hormon mereka. "Makanya testosteron bukan cuma karena disfungsi ereksi, tapi gampang capek, olahraga tapi otot gak tambah banyak, itu bisa salah satu pertanda testosteron rendah," ujarnya.

Beberapa tanda lain yang sering muncul pada pria dengan testosteron rendah menurut data yang ada meliputi:

  • Penurunan Libido: Penurunan hasrat seksual yang terjadi secara konsisten dan drastis.
  • Perubahan Ukuran Testis: Dalam beberapa kasus, testis bisa terasa lebih lunak atau mengalami penyusutan ukuran.
  • Ginekomastia: Terjadi pembesaran jaringan payudara pada pria akibat ketidakseimbangan antara hormon testosteron dan estrogen.
  • Rambut Rontok: Penurunan tidak hanya terjadi pada rambut kepala, tetapi juga berkurangnya bulu halus di area wajah dan bagian tubuh lainnya.

Secara umum, testosteron memainkan peran krusial dalam menjaga kesehatan fisik dan mental pria, jauh melebihi persepsi umum tentang fungsi seksual semata.

TestosteronHormon PriaLibidoEreksiKelelahanMassa OtotLow T

Komentar

Memuat komentar...