UNS Terapkan WFH Jumat: Daring, Senin–Kamis Luring, Energi
Gambar atau konten salah?
Universitas Sebelas Maret (UNS) memulai kebijakan work from home (WFH) di lingkungan kampus pada 08 April 2026 untuk menghemat energi. Kegiatan perkuliahan pada hari tersebut akan digelar baik secara daring maupun luring, sesuai dengan Surat Edaran Nomor 9/UN27/SE/2026 tentang Penyesuaian Pola Kerja Kedinasan bagi Pegawai dan Penyesuaian Penyelenggaraan Kegiatan Akademik di lingkungan Universitas Sebelas Maret.
Rektor UNS, Prof Hartono, menegaskan bahwa surat edaran tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pola Kerja di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Penyesuaian Penyelenggaraan Kegiatan Akademik di Perguruan Tinggi. "Karena ada edaran menteri, jadi intinya pertama kan mengacu pada edaran menteri. Intinya begini, hari Jumat ada Work From Home (WFH)," ujarnya.
Dengan penerapan WFH, pembelajaran otomatis akan dilakukan secara daring atau online. Namun, tidak semua pembelajaran harus daring. "Hari Jumat itu pembelajaran yang bisa daring ya diarahkan ke daring. Tapi kalau pembelajaran yang harus luring, itu tetap luring. Kegiatan yang harus luring tetap luring, seperti praktikum, kuliah lapangan, kayak gitu," jelas Prof Hartono.
Prof Hartono menambahkan bahwa kegiatan akademik yang memerlukan praktikum, laboratorium, studio, klinik, bengkel kerja, praktik lapangan, atau bentuk pembelajaran lain harus dilaksanakan secara luring sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. "Kegiatan akademik yang memerlukan praktikum, laboratorium, studio, klinik, bengkel kerja, praktik lapangan, atau bentuk pembelajaran lain harus dilaksanakan secara luring sesuai jadwal yang ditetapkan sebelumnya," tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pada hari Senin hingga Kamis kegiatan akan dilakukan secara luring, sedangkan WFH dilakukan secara daring. "Seminggu sekali. Kalau WFH-nya itu seminggu sekali, tapi tetap kita evaluasi nanti dari sisi pelaksanaannya dan sebagainya," kata Prof Hartono.
Juru Bicara UNS, Agus Riewanto, menegaskan bahwa selain pembelajaran daring, pimpinan kampus juga melakukan penghematan melalui pembatasan penggunaan kendaraan dinas, pengaturan suhu ruang, dan pemakaian ruang kelas. "Efisiensi mobilitas dan energi pada unsur di bawah Rektor, Pimpinan Unit Kerja bertanggung jawab dalam melaksanakan pembatasan penggunaan kendaraan dinas, pengaturan pendingin udara dengan suhu paling rendah 250 Celsius, dan optimalisasi penggunaan ruang belajar atau rapat atau fasilitas kantor," jelas Agus.
Ia menambahkan bahwa pimpinan unit kerja wajib melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Surat Edaran ini. "Kegiatan monitoring dan evaluasi berkala tentang pelaksanaan Surat Edaran ini, sesuai kewenangan dan tanggung jawab masing-masing," pungkasnya.
Dengan langkah ini, UNS berharap dapat menekan konsumsi energi dan kendaraan dinas, sekaligus menyesuaikan pola kerja dan pembelajaran dengan kebutuhan zaman. Kebijakan ini juga akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya dalam penghematan sumber daya kampus.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
KAI Commuter Tandai Penumpang Merokok di KRL di Palur
Kera Liar Merusak Rumah Pak Wahyu, Evakuasi 20 Menit
Prabowo Panggil Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Ganti Dadan
Kekurangan Sekolah di 5 Kecamatan Semarang: Tanah Belum Tersedia
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
