Uya Kuya Tolak Tuduhan 750 Dapur MBG, Laporkan ke Polda Metro
Gambar atau konten salah?
Uya Kuya, anggota partai politik PAN, kembali menjadi sorotan publik setelah muncul kabar viral yang menuduhnya mengelola 750 dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kabar tersebut menyebar cepat di media sosial, memicu reaksi beragam dari warganet.
Kejadian ini bermula dari unggahan akun Instagram @panglimarakyatkonoha yang menyebut Uya Kuya sebagai sosok di balik ratusan dapur MBG. Dalam postingan tersebut, langkah tersebut bahkan dipuji sebagai kontribusi besar untuk masa depan Indonesia. Uya Kuya segera membantah tuduhan tersebut melalui Instagram Story, menulis: "Hoaks. Sampai sekarang saya hanya memiliki dapur restoran @rm_aslirasa di Bendungan Hilir,".
Ia juga menegaskan kepada wartawan pada Minggu, 19 April 2025 bahwa ia tidak memiliki satu pun dapur MBG. Uya mengatakan: "Yang saya bingung, dari mana cerita saya punya 750 dapur MBG. Saya tidak punya satu pun dapur MBG,". Kejadian ini membuatnya memutuskan untuk menempuh jalur hukum.
Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong tersebut ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/2746/TV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengonfirmasi keberadaan laporan itu dan berkata: "Iya benar, terkait penyebaran berita bohong,".
Uya menjelaskan bahwa ia mengambil langkah hukum karena hoaks tersebut dianggap merugikan dan berpotensi menimbulkan dampak lebih luas. Ia juga mengingat pengalaman sebelumnya, ketika rumahnya sempat dijarah akibat informasi tidak benar yang viral di media sosial. Uya mengungkapkan: "Banyak video lama saya yang diedit seolah-olah itu pernyataan saya. Padahal saya tidak pernah bicara soal itu,".
Istri Uya, Astrid Kuya, turut mengangkat bicara. Ia menegaskan bahwa kabar tersebut merupakan fitnah dan pihaknya tidak akan tinggal diam. Astrid berkata: "Berita hoaks! Ini fitnah. Semua yang menyebarkan harus mempertanggungjawabkan,".
Di sisi lain, pemerintah menegaskan bahwa tidak ada larangan bagi siapa pun, termasuk kader partai politik, untuk terlibat dalam program MBG. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, menyatakan semua pihak dipersilakan berpartisipasi, termasuk melalui penyediaan dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi). Ia menegaskan: "Siapa pun boleh membantu program MBG, termasuk partai politik. Yang penting dapurnya memenuhi standar dan makanannya aman,".
Dalam petunjuk teknis Badan Gizi Nasional, disebutkan bahwa mitra penyedia dapur MBG berhak mendapatkan insentif. Berdasarkan Keputusan Kepala BGN Nomor 401.1 Tahun 2025 yang ditandatangani Dadan Hindayana, insentif fasilitas SPPG ditetapkan sebesar Rp 6 juta per hari. Insentif ini diberikan kepada mitra baik perorangan maupun badan hukum yang menyediakan fasilitas dapur MBG, dan berlaku hingga dua tahun sejak dapur beroperasi.
Menariknya, insentif tetap diberikan meski dapur tidak beroperasi sementara, seperti saat libur nasional atau cuti bersama. Hal ini diuraikan dalam petunjuk teknis tersebut: "Menerinya, insentif tetap diberikan meski dapur tidak beroperasi sementara, seperti saat libur nasional atau cuti bersama."
Untuk memperjelas mekanisme insentif, tersedia video yang menjelaskan bahwa dapur MBG dapat menerima Rp 6 juta per hari meski tidak beroperasi pada hari libur. Video tersebut berjudul: Video: Dapur MBG Dapat Insentif Rp 6 Juta/Hari Meski Libur, Buat Apa? [Gambas:Video 20detik] (naf/naf).
Dalam konteks ini, klaim viral tentang Uya Kuya menjadi contoh bagaimana informasi tidak benar dapat menyebar dengan cepat di media sosial. Meskipun Uya Kuya menolak tuduhan tersebut, ia mengambil langkah hukum untuk melindungi reputasinya. Sementara itu, pemerintah menegaskan bahwa partisipasi dalam program MBG terbuka bagi semua pihak, dengan syarat dapur memenuhi standar dan makanan aman, serta insentif yang jelas bagi mitra penyedia. Pihak berwenang juga menegaskan bahwa insentif tetap berlaku meski dapur tidak beroperasi sementara, memastikan dukungan berkelanjutan bagi program gizi nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
