Video Lari BanBan di Stadion Teladan Medan Viral, Kontroversi

Fandi R. · 2 min baca · 5 hari lalu · 48 dibaca
Bisik.id
Video Lari BanBan di Stadion Teladan Medan Viral, Kontroversi

Gambar atau konten salah?

BanBan Running Club menjadi sorotan ketika sebuah video mereka berlari di Stadion Teladan Medan menarik perhatian publik. Video tersebut muncul di media sosial pada 29 Mei 2026 dan segera menjadi viral.

Setelah video tersebut menyebar, BanBan Running Club memuat pernyataan resmi di akun media sosialnya. Dalam unggahan itu, mereka menegaskan tidak bermaksud menimbulkan kontroversi. “Atas komunitas BanBan Running Club, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena konten yang kami upload di media sosial kami menimbulkan polemik yang begitu ramai di media sosial. Dari hati yang paling dalam, BanBan Running Club tidak pernah bermaksud untuk membuat konten yang menimbulkan kegaduhan,” tulis mereka.

Video yang viral tersebut diklaim diambil pada 27 Mei 2026 sebagai bagian dari promosi. Komunitas lari tersebut dikatakan diundang oleh panitia penyelenggara Piala AFF U-19 2026 untuk mempromosikan turnamen tersebut. “Pada awalnya, kami diundang oleh pihak Panitia Penyelenggara Piala AFF U-19 2026 pada tanggal 16 Mei 2026 untuk mempromosikan dan menggaungkan Stadion Teladan Medan yang baru dibangun, yang kemudian pada tanggal 26 Mei 2026 pihak BanBan Running Club melakukan survei ke Stadion Teladan atas undangan Panitia dengan hanya didampingi oleh Security pengelola Stadion, tanpa didampingi oleh Panitia dan tidak diberi arahan dan panduan,” dijelaskan.

Walaupun diundang, BanBan Running Club mengaku tidak mendapatkan petunjuk atau panduan dari panitia. Mereka menekankan bahwa kegiatan tersebut semata-mata didasari antusiasme terhadap stadion baru. “Namun, apabila terhadap aktivitas kami tersebut menimbulkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran terhadap seluruh masyarakat Kota Medan terutama pecinta sepak bola, maka melalui Pernyataan Klarifikasi terbuka ini kami dengan tulus memohon maaf sebesar-besarnya karena kegiatan ini murni kami lakukan atas dasar antusiasme terhadap Stadion Teladan Medan yang baru tanpa memiliki niat untuk menimbulkan kekhawatiran dan keresahan di tengah masyarakat,” tambah mereka.

Di sisi lain, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution turut mengomentari video tersebut. Ia menilai aksi lari di lapangan stadion sebagai hal yang menarik. Dalam komentar di media sosial, Bobby menuliskan “Wow, ampun sekali lihatnya,” sambil menambahkan emotikon.

Video tersebut menampilkan sejumlah pelari berlari di lapangan Stadion Teladan. Beberapa di antaranya terlihat duduk di tribun penonton di bagian akhir. Video tersebut diambil secara sengaja sebagai konten promosi. Menurut akun BanBan Running Club, video tersebut sudah dihapus setelah publik menilai konten tersebut menimbulkan kontroversi.

Di caption sebelum video dihapus, BanBan Running Club menulis: “Sebuah kehormatan bagi kami menjadi komunitas lari pertama yang diundang merasakan atmosfer stadion sebelum turnamen dimulai,” menegaskan rasa bangga mereka atas kesempatan tersebut.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya koordinasi antara komunitas olahraga dan panitia penyelenggara. Tanpa arahan yang jelas, kegiatan yang dimaksudkan sebagai promosi malah menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat.

Secara keseluruhan, BanBan Running Club berusaha menjelaskan bahwa niat mereka hanyalah mempromosikan Stadion Teladan Medan. Namun, kurangnya petunjuk dari panitia dan publik yang tidak terlibat membuat situasi menjadi kontroversial. Gubernur Bobby Nasution menilai aksi tersebut menarik, namun tetap menekankan perlunya komunikasi yang lebih baik antara pihak terkait.

BanBan Running ClubStadion Teladan MedanPiala AFF U-19 2026video viralkontroversiGubernur Sumatera Utara Bobby Nasutionpromosikoordinasi

Komentar

Memuat komentar...