Wakil Presiden Gibran Kunjungi Ponpes Az‑Zayadiyy
Gambar atau konten salah?
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Ponpes Az‑Zayadiyy di Kecamatan Laweyan, Kota Solo pada pukul 13.30 WIB. Ia menghabiskan sekitar 30 menit di pondok tersebut, bertemu dengan pemilik dan pendiri, Gus Karim.
Menurut Gus Karim, ia baru diberitahu tentang kedatangan Gibran pada pukul 11.15 WIB. “Tadi sekitar jam 11.15 WIB saya dikabari kalau beliau mau silahturahmi ke Pondok sini. Alhamdulillah walaupun saya dalam keadaan sakit, tapi kehadiran beliau merupakan kebanggaan bagi saya, dan bagi pondok ini. Alhamdulillah sudah sampai di sini,” ujarnya kepada awak media pada Kamis (26 Maret 2026).
Selama kunjungan, Gibran menanyakan kondisi dan kegiatan di Ponpes Az‑Zayadiyy. Gus Karim melaporkan perkembangan, termasuk pembukaan SMA di Ponpes Tahfidz Az‑Zayadiyydi Sukoharjo. Ia juga menginformasikan tentang kesehatan ayahnya, Presiden Joko Widodo, dan meminta agar selalu mendoakan beliau.
“Ya menanyakan (keadaan Jokowi), suruh mendoakan. Kalau mendoakan Pak Jokowi setiap saya berdoa selalu mendoakan. Dan beliau mengatakan kesehatannya Pak Jokowi sudah lebih baik,” kata Gus Karim. Ia menambahkan, “Pak Jokowi sudah membaik, penyakitnya sudah menurun, ya sudah membaik.”
Di saat menyambut Gibran, sebuah tabung oksigen ditempatkan di dekat Gus Karim. Setelah Gibran pergi, Gus Karim memakai selang oksigen. Ia menjelaskan bahwa kondisi jantung dan paru-parunya baik-baik saja, namun ia sering merasa sesak napas. “Saya sudah lama sekali ngos‑ngosan, kalau ngomong terlalu banyak saya pakai (oksigen), jalan terlalu jauh harus pakai oksigen. Iya, (Gibran) menanyakan saya, dokter siapa, saya sampaikan di DKT dengan dr. Anita,” jelasnya.
Gus Karim mengaku mengalami sesak napas sejak sebelum pandemi COVID‑19. Ia pernah mencoba pengobatan alternatif, memeriksa kesehatan di RS JIH, dan kini berobat di RS DKT. Karena kondisi tersebut, ia mengurangi aktivitasnya hingga 80 % untuk menjaga kesehatan.
Pengunjung ini menandai dukungan terhadap pondok tahfidz dan sekaligus menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan publik. Kunjungan Gibran di Ponpes Az‑Zayadiyy menjadi contoh sederhana bagaimana kepemimpinan dapat berinteraksi langsung dengan lembaga pendidikan dan masyarakat, sekaligus mengingatkan akan pentingnya kesehatan dalam setiap aktivitas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
KAI Commuter Tandai Penumpang Merokok di KRL di Palur
Kera Liar Merusak Rumah Pak Wahyu, Evakuasi 20 Menit
Prabowo Panggil Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Ganti Dadan
Kekurangan Sekolah di 5 Kecamatan Semarang: Tanah Belum Tersedia
Berita Terbaru
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
