Warga Blokir Kantor Camat Barus, Kebingungan Bantuan
Gambar atau konten salah?
Di Tapanuli Tengah, sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan warga yang memblokir pintu masuk Kantor Camat Barus. Video tersebut diambil pada 29 April 2026 dan menunjukkan sekelompok orang menempatkan tangga kayu di depan pintu.
Plt Camat Barus, Sanggam Panggabean, menjelaskan bahwa kejadian itu sebenarnya terjadi pada 27 April 2026. Menurutnya, warga menutup akses karena kebingungan tentang distribusi bantuan bencana.
“Itu masalah masyarakat kurang memahami bantuan, bahwa penyaluran bantuan itu kan ditentukan oleh Kemensos dan data‑datanya dikirim oleh BPBD dan Dinas Sosial, cuman bertahap dia,” kata Sanggam Panggabean saat dihubungi pada 29 April 2026.
Ia menambahkan bahwa masalah muncul ketika Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan dua jenis bantuan: jaminan hidup (Jadup) dan stimulus ekonomi. Namun data yang digunakan Kemensos adalah data rumah rusak untuk kedua bantuan tersebut.
“Jadi kebetulan Kemensos kemarin sebelum lebaran mencairkan Jadup, terus beberapa hari lalu mencairkan dana stimulan, jadi seperti ini bantuan dari Kemensos ini dari rumah rusak masuk ke Jadup masuk ke dana stimulan,” jelasnya.
Walaupun begitu, Sanggam menegaskan bahwa isu tersebut sudah dibicarakan dengan warga. Ia menyatakan bahwa verifikasi tahap kedua telah dilakukan di seluruh kecamatan, termasuk Barus.
“Jadi ini sudah masuk tahap kedua dan sudah verifikasi di seluruh kecamatan termasuk Barus, jadi data kita Barus saat ini verifikasi itu 1.393 orang untuk tahap dua, jadi kita dari Barus tidak ada yang tertinggal semua kita masukkan, itu sudah hampir 2.989 orang itu untuk Barus,” tuturnya.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya komunikasi yang jelas antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam proses distribusi bantuan. Keterlambatan pemahaman dapat menimbulkan ketidaknyamanan, namun upaya verifikasi yang intensif menunjukkan komitmen daerah untuk memastikan setiap warga menerima bantuan yang layak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
