Warga Pinogu Tuntun 50 Tahun ke RSUD Karena Jalan Rusak
Gambar atau konten salah?
Di Desa Dataran Hijau, Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, seorang pria berusia 50 tahun bernama Idris Hadju harus ditandu sejauh kurang lebih 42 km ke RSUD Toto Kabila.
Idris tidak dapat menggunakan kendaraan mobil karena jalan di wilayahnya rusak parah. Warga setempat menuntun beliau secara bergantian, mulai dari rumahnya menuju Kecamatan Suwawa Timur, lalu diantar menggunakan mobil ke rumah sakit.
“Ya, itu keluarga saya sakit ditandu warga Pinogu karena akses jalan rusak 42 kilometer dan tidak bisa dilalui kendaraan mobil,” kata Budi Hadju, seorang warga yang membantu menuntun Idris, kepada kami pada 08 April 2026.
Peristiwa itu terjadi pada 07 April 2026 di Desa Dataran Hijau. Warga gotong‑royong menuntun Idris dari rumahnya menuju kecamatan sebelah dan kemudian membawanya ke RSUD Toto di Kecamatan Kabila.
Budi menjelaskan bahwa Idris harus segera ditangani di rumah sakit karena saraf terjepit. Kondisi tersebut membuat Idris sulit bergerak sehingga perlu bantuan.
“Keluarga saya ditandu sampai di kecamatan sebelah baru itu dibawa lagi ke RSUD Toto,” terungkapnya. “Penyakit saudara saya itu saraf terjepit,” tambahnya.
Kepala Desa Dataran Hijau Pinogu, Syarif Hadju, mengakui bahwa ruas jalan di wilayahnya sudah lama rusak. Ia mengatakan hanya sebagian jalan yang masih dalam kondisi baik.
“Jalan di Pinogu rusak parah dan sulit sekali lewat kendaraan mobil, apa lagi musim hujan susah sekali,” jelas Syarif. “Harapannya kami ke depan sebagai masyarakat Pinogu agar kiranya jalan menuju Pinogu itu harus segera diperbaiki,” tambahnya.
Video yang beredar menunjukkan warga menuntun Idris di atas tanah merah yang belum diaspal. Narasi video menyebutkan bahwa warga Kecamatan Pinogu menuntun demi mendapatkan perawatan di RSUD. Mereka meminta pemerintah untuk memperhatikan perbaikan akses jalan.
Kasus ini menyoroti pentingnya infrastruktur jalan yang layak, terutama di daerah terpencil. Perbaikan jalan dapat mempercepat akses ke fasilitas kesehatan dan mengurangi risiko penundaan perawatan medis bagi warga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SPMB 2026/2027: Jalur Zonasi Jadi Pilihan Utama di Makassar
BPJS Mudahkan Ganti FKTP Lewat Aplikasi Mobile JKN
SPMB SMA 2026 Sulsel Jalur Prestasi: Tata Cara & Jadwal
Gempa 6.7 di Sigi: Warga Kamarora Butuh Tenda Darurat
Film Unsane Kembali Diputar di Bioskop Trans TV 22.00 WIB
Hayarna Hakim Resmi Jadi Pengganti RMS di DPR RI 2026
Berita Terbaru
Ruben Onsu Rindu Jalan-Jalan Bareng Anak, Aturan Hak Asuh Masih Sulit Terwujud
Kemenag Denpasar Umumkan Jadwal Shalat 20 Juni 2026
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Jawa Timur 20 Juni 2026
Bendungan Cidadap Jebol, Petani Kebonpedes Tanpa Air Panen
Jadwal Sholat Jawa Timur 20 Juni 2026: 8 Waktu Fardu
Peraturan 7/2026 Batasi Alih Daya di Enam Bidang Pekerja Untuk
Koperasi Desa Lengkong Gencar Budidaya Cabai Merah Tanjung
Banjar Menari Dimulai di Badung, 62 Guru Seni Dipilih
Tulungagung Terbatas UHC, Capaian 84,5% Perlu Peningkatan
Chivu Diperpanjang Kontrak Inter Sampai 2028, Raih Scudetto
