WFH Sumatera Selatan: 7.988 ASN, 4.645 Kendaraan Berhenti

Dedi S. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 59 dibaca
Bisik.id
WFH Sumatera Selatan: 7.988 ASN, 4.645 Kendaraan Berhenti

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencatat jumlah aparatur sipil negara yang bekerja dari rumah (WFH) pada Jumat, 10 April 2026, sebanyak 7.988 orang.

Kebijakan WFH bertujuan menghemat energi, sehingga terlihat penurunan jumlah kendaraan dinas yang beroperasi di jalan.

"Dari kebijakan WFH kemarin, jumlah kendaraan dinas yang tidak beroperasi pada hari tersebut, tercatat sebanyak 4.645 unit. Dengan 2.879 unit di antaranya sepeda motor, sementara 1.766 unit sisanya adalah mobil," ujar Sekretaris Daerah Edward Candra, Minggu, 12 April 2026.

Selain efisiensi BBM, listrik, dan air di kantor, kondisi lalu lintas juga berjalan lancar. Keberadaan ASN yang bekerja dari rumah mengurangi kepadatan kendaraan.

"Yang biasa ramai terutama pada jam sibuk, seperti saat berangkat dan pulang kerja, kemarin tidak terlihat kemacetan. Tak hanya di area perkantoran saja, tapi juga di beberapa titik rawan macet lalinnya relatif lancar," katanya.

Kebijakan WFH berdampak positif bagi pengendara dan masyarakat sekitar jalan utama. Di Palembang, ASN yang melaksanakan WFH dari pegawai pemprov dan pemkot, jadi sangat signifikan dampak positifnya terhadap kelancaran lalin," tambahnya.

Edward menyebut evaluasi pelaksanaan WFH akan dilihat secara periodik. Efisiensi energi yang menjadi tujuan utama akan dilihat secara bulanan dibandingkan dengan periode sebelumnya.

"Dari tagihan bulan ini, akan dibandingkan nanti dengan tagihan bulan sebelumnya. Karena WFH ini kan 4 kali dalam sebulan, nanti akan terlihat efektivitasnya. Apakah ada efisiensi atau tidak," ungkapnya.

Dengan satu kali WFH per bulan, pemerintah berharap dapat menurunkan konsumsi energi dan mengurangi kemacetan. Evaluasi bulanan akan mengukur apakah target efisiensi tercapai.

WFHASNSumatera Selatanpenghematan energikemacetankendaraan dinasevaluasi bulanan

Komentar

Memuat komentar...