5 Makanan di Kulkas yang Diam-diam Jadi Sumber Bau Tak Sedap

Putri N. · 2 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
5 Makanan di Kulkas yang Diam-diam Jadi Sumber Bau Tak Sedap

Gambar atau konten salah?

Membersihkan kulkas secara rutin belum tentu menghilangkan bau tak sedap. Sumbernya sering kali berasal dari bahan makanan yang kita simpan setiap hari. Beberapa jenis makanan mengandung senyawa dengan aroma yang sangat kuat. Jika cara menyimpannya salah, bau ini bisa dengan mudah merembes ke seluruh bagian kulkas.

Bawang merah dan bawang putih, misalnya, sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam kulkas. Suhu dingin dan lembap justru membuat aromanya semakin tajam dan bisa memengaruhi rasa makanan lain. Senyawa sulfur yang terkandung di dalamnya mudah menyebar ke bahan makanan di sekitar. Selain itu, kondisi kulkas juga mempercepat penurunan kualitas bawang, membuat teksturnya lembek dan rasanya berubah. Untuk bawang utuh, simpanlah di tempat yang sejuk, kering, dan gelap menggunakan wadah jaring atau kantong kertas. Jika sudah dipotong, masukkan ke dalam wadah kaca kedap udara atau bekukan saja.

Sisa makanan yang terlupakan di sudut kulkas juga menjadi sumber bau yang umum. Semakin lama dibiarkan, aromanya akan semakin menyengat. Bau dari bumbu dapur, bawang putih, daging, keju, hingga minyak bisa menyebar ke seluruh isi kulkas. Apalagi jika makanan masih berada dalam wadah styrofoam atau plastik tipis dari restoran. Solusinya, pindahkan sisa makanan ke wadah kedap udara. Usahakan untuk menghabiskannya atau membuangnya dalam waktu 2-3 hari agar kualitasnya tetap terjaga dan tidak menimbulkan bau.

Sayuran cruciferous seperti brokoli, kembang kol, dan kubis brussel juga bisa menjadi biang keladi bau tak sedap. Aroma ini terutama muncul setelah sayuran dipotong atau dimasak. Sayuran ini melepaskan senyawa sulfur yang baunya mirip seperti telur busuk. Kelembapan di dalam kulkas juga membuat sayuran ini lebih cepat membusuk, sehingga baunya semakin kuat. Untuk sayuran mentah, simpan dalam kantong berventilasi agar sirkulasi udara tetap baik. Jika sudah dimasak, dinginkan terlebih dahulu, lalu simpan di wadah kedap udara.

Telur rebus memang praktis untuk stok sarapan atau camilan. Namun, makanan ini juga bisa membuat kulkas berbau. Telur rebus mengandung senyawa sulfur yang bisa mengeluarkan aroma mirip telur busuk. Bau ini akan lebih mudah menyebar setelah kulit telurnya dikupas. Sebaiknya simpan telur rebus dengan kulitnya hingga siap dimakan. Jika sudah dikupas, bilas dengan air dingin, lalu simpan dalam wadah kedap udara dan habiskan dalam waktu 6-7 hari.

Keju lunak dan keju matang (aged cheese) juga dikenal sebagai penyebab bau di kulkas. Aromanya jauh lebih tajam dibandingkan jenis keju lainnya karena proses fermentasi. Bakteri dan jamur pada keju menghasilkan aroma yang kuat. Seiring waktu, beberapa jenis keju bahkan bisa mengeluarkan bau amonia yang menyengat. Cara menyimpannya, bungkus keju dengan kertas roti atau kertas lilin terlebih dahulu, lalu masukkan ke dalam wadah kedap udara. Letakkan di laci khusus keju agar aromanya tidak terlalu menyebar ke seluruh kulkas.

Intinya, bau tak sedap di kulkas sering kali berasal dari makanan yang mengandung senyawa sulfur atau hasil fermentasi. Kunci utamanya adalah penyimpanan yang tepat: gunakan wadah kedap udara, perhatikan sirkulasi udara, dan jangan biarkan makanan terlalu lama tersimpan. Dengan begitu, kulkas tetap segar dan makanan lebih awet.

bau kulkaspenyimpanan makananwadah kedap udarasenyawa sulfurbawang merahsayuran cruciferoustelur rebus

Komentar

Memuat komentar...