Appi Batal Maju Ketua Golkar Sulsel karena Syarat Tak Lengkap

Dwi H. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Appi Batal Maju Ketua Golkar Sulsel karena Syarat Tak Lengkap

Gambar atau konten salah?

Wali Kota Makassar, Munafri 'Appi' Arifuddin, memutuskan untuk tidak melanjutkan pencalonannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Selatan. Keputusan ini diambil karena Appi tidak dapat memenuhi salah satu dari 13 persyaratan yang ditetapkan panitia untuk maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulsel yang akan digelar pada tahun 2026.

Zulkarnain Arif, yang menjabat sebagai Ketua Golkar Takalar, mengonfirmasi bahwa Appi batal mengembalikan formulir pendaftaran. Menurut Zulkarnain, ada satu poin persyaratan yang tidak dimiliki oleh Appi. "Pak Appi tidak kembalikan formulir karena ada poin yang tidak dia miliki," katanya pada Rabu, 15 Juli 2026.

Poin yang dimaksud adalah kewajiban bagi bakal calon untuk melampirkan fotokopi sertifikat atau piagam yang diterbitkan oleh Partai Golkar. Persyaratan ini merupakan salah satu dari 13 ketentuan yang harus dipenuhi oleh setiap kandidat yang ingin bertarung memperebutkan posisi ketua formatur di Musda XI Golkar Sulsel. Zulkarnain mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah poin tersebut merupakan persyaratan tambahan yang dibuat oleh panitia. "Di poin 7. Apakah persyaratan tambahan yang dibuat panitia, saya tidak tahu," jelasnya.

Sebelum pengumuman pembatalan ini, Appi sempat menunjukkan keseriusannya dengan mengambil formulir pendaftaran. Proses pengambilan formulir itu diwakili oleh Siswanto, salah satu kader Golkar Makassar, di Kantor DPD I Golkar Sulsel yang berlokasi di Jalan Amanagappa pada Senin, 13 Juli 2026. Saat itu, Zulkarnain menyampaikan optimisme dan meminta doa agar Appi dapat mengembalikan formulir tersebut bersamaan dengan pengembalian formulir oleh Ilham Arief Sirajuddin (IAS). "Alhamdulillah Pak Appi sudah mengambil formulir, mohon doa'ta semua karena akan dikembalikan yang insyaallah bersamaan dengan pengembalian Pak Aco (IAS), konon katanya akan hadir semua ketua-ketua DPD II," ujar Zulkarnain.

Sementara itu, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) tetap melanjutkan proses pendaftarannya. IAS mengambil formulir pendaftaran sebagai calon ketua Golkar Sulsel melalui perwakilan yang dipimpin oleh putranya, Amirul Yamin Ramadhansyah yang akrab disapa Iyul, bersama dengan sejumlah kerabat lainnya. Rombongan Iyul tiba di Kantor DPD I Golkar Sulsel di Jalan Amanagappa pada hari yang sama, Senin, 13 Juli 2026, dan formulir diterima langsung oleh perwakilan Steering Committee (SC).

Iyul menjelaskan bahwa komposisi rombongan yang diutus oleh ayahnya bukanlah tanpa maksud. Ia mengatakan hal ini merupakan pesan tersirat mengenai visi kepemimpinan IAS ke depan. "Pak Ilham sengaja mendapuk rombongan pengambilan formulir dipimpin saya dan Pak Anda. Ini bukan tanpa alasan. Ini adalah simbol lintas generasi," ujar Iyul dalam keterangannya.

Dalam rombongan tersebut, turut hadir Saad Iranda Dollar yang berusia 58 tahun. Kehadirannya mewakili generasi senior. Iyul menambahkan bahwa kehadiran tokoh senior ini menggambarkan komitmen IAS untuk merangkul semua kalangan jika nantinya dipercaya memimpin Golkar Sulsel. "Semua generasi insya Allah punya ruang setara di bawah Beringin Rindang jika IAS dipercaya memimpin Golkar," jelas Iyul.

Dengan mundurnya Appi, persaingan untuk kursi ketua DPD I Golkar Sulsel kini menyisakan Ilham Arief Sirajuddin sebagai salah satu kandidat utama yang telah resmi mengambil formulir pendaftaran. Proses Musda XI Golkar Sulsel sendiri masih akan berlanjut dengan serangkaian tahapan seleksi dan pemilihan.

Wali Kota MakassarMunafri AppiGolkar SulselMusda XIpersyaratanformulir pendaftaranIlham Arief Sirajuddin

Komentar

Memuat komentar...