AS Blokir Kuba Terima Minyak Mentah Rusia, Ekonomi Tertekan

Tika M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
AS Blokir Kuba Terima Minyak Mentah Rusia, Ekonomi Tertekan

Gambar atau konten salah?

Kuba tidak diizinkan menerima pengiriman minyak mentah Rusia, meskipun negara tersebut sedang kekurangan bahan bakar, kabar itu datang dari Kementerian Keuangan Amerika Serikat.

Dokumen yang diterbitkan oleh Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) menempatkan Kuba dalam daftar negara yang akan diblokir dari transaksi penjualan, pengiriman, atau bongkar muat minyak mentah atau produk minyak asal Rusia.

Pernyataan ini muncul setelah intelijen maritim AS melacak dua kapal tanker Rusia yang mengangkut minyak dan gas menuju Kuba.

AS sebelumnya telah mengizinkan pembelian sementara minyak Rusia di tengah laut, sebagai bagian dari upaya menstabilkan pasar energi selama konflik antara AS dan Israel melawan Iran.

Rusia, yang telah bersekutu dengan Kuba selama beberapa dekade, mengkritik keras blokade bahan bakar yang diberlakukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Wakil Menteri Luar Negeri Kuba Carlos Fernandez de Cossio menegaskan dalam konferensi pers pada 20 Maret 2024 di Havana bahwa "Sistem politik Kuba tidak dapat dinegosiasikan, dan tentu saja baik presiden maupun posisi pejabat mana pun di Kuba tidak dapat dinegosiasikan dengan Amerika Serikat,".

Kapal tanker berbendera Rusia, Anatoly Kolodkin, yang dikenai sanksi, juga diduga sedang menuju Kuba membawa 730.000 barel minyak mentah, kata perusahaan analisis maritim Kpler pada Rabu, menurut AFP.

Pemerintahan Trump menyebut pemerintah Kuba sebagai "ancaman yang tidak biasa dan luar biasa" dan mengisyaratkan bahwa AS dapat mengarahkan perhatiannya ke Kuba setelah perang Iran.

Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel mengecam ancaman tersebut dan berjanji menghadapi langkah pemerintahan Trump memutus pasokan bahan bakar, dengan perlawanan yang tak kenal lelah.

Keputusan ini menegaskan ketegangan antara AS dan Kuba, sementara Rusia tetap mendukung negara sekutunya. Blokade bahan bakar menambah tekanan pada ekonomi Kuba yang sudah terbatas.

Kubaminyak mentah RusiablokadeOFACASRusiaPemerintah Trump

Komentar

Memuat komentar...