Australia Potong Pajak BBM 50% dan Bebas Tol Berat
Gambar atau konten salah?
Australia akan memangkas pajak bahan bakar minyak (BBM) sebesar 50% dan menghapus biaya penggunaan jalan raya untuk kendaraan berat selama tiga bulan. Langkah ini diambil untuk menahan lonjakan harga BBM yang dialami masyarakat akibat konflik di Timur Tengah.
Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengungkapkan kebijakan tersebut di sebuah konferensi pers. Ia berkata, “Kami memahami tekanan biaya bagi masyarakat sangat nyata karena dampak perang di belahan dunia lain terjadi di sini.”
Dengan pengurangan separuh pajak, biaya BBM akan turun 26,3 sen Australia atau sekitar Rp 3.064 per liter (kurs Rp 11.653). Pemerintah Australia memperkirakan total biaya yang dikeluarkan mencapai 2,55 miliar dolar Australia atau setara Rp 29,71 triliun.
Di Indonesia, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah belum mengambil keputusan terkait kebijakan serupa. Ia menegaskan, “Mengenai pajak itu juga akan lihat perkembangan selanjutnya, tapi saat sampai sekarang kita belum mengambil keputusan mengenai itu.”
Airlangga menambahkan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi global. Ia menjelaskan bahwa kebijakan BBM akan dipertimbangkan berdasarkan dinamika ekonomi dan kebutuhan masyarakat.
Konferensi pers tersebut diselenggarakan secara daring pada 31 Maret 2026, menyoroti upaya pemerintah Indonesia dalam mitigasi risiko dan antisipasi dinamika global.
Secara keseluruhan, Australia mengambil langkah drastis untuk menurunkan biaya BBM sementara Indonesia masih menunggu evaluasi lebih lanjut. Kebijakan ini menegaskan pentingnya respons pemerintah terhadap tekanan ekonomi global yang memengaruhi harga BBM di pasar domestik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Prabowo Tegaskan Tegas Mitra Curang MBG, Siap Bantu Penegak
Pertamina Dukungan Desa Energi, Padi Bali Naik 7,5 Ton
Garuda Atur Jadwal Pemulangan Haji 2026 di Jeddah.
DPR Setujui RUU P2SK, Mulai Tahap Akhir Persidangan
Debat Akhir HIPMI 2026: Kandidat BPP Bersaing Pasar Modal
PINDEX 2026: Pertamina Patra Niaga Pamer Teknologi Energi
Berita Terbaru
