Bahlil: Konsumsi LPG 8,6 Juta Ton, Subsidi 80 Triliun

Dewi M. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 104 dibaca
Bisik.id
Bahlil: Konsumsi LPG 8,6 Juta Ton, Subsidi 80 Triliun

Gambar atau konten salah?

Di Jakarta, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa konsumsi LPG di Indonesia mencapai 8,6 juta ton per tahun. Sebagian besar volume ini masih diimpor.

Bahlil menjelaskan bahwa untuk menutupi impor LPG, pemerintah harus mengeluarkan devisa sebesar Rp 130 triliun sampai Rp 140 triliun setiap tahunnya. Dari jumlah tersebut, Rp 80 triliun hingga Rp 87 triliun merupakan subsidi yang ditanggung negara.

“Devisa kita setiap tahun hanya untuk membeli LPG saja, sekitar Rp 130 triliun sampai Rp 140 triliun. Apalagi kalau harga minyak dunia seperti sekarang, itu pasti lebih besar lagi. Subsidi kita, itu Rp 80 triliun sampai Rp 87 triliun,” ujar Bahlil saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu 06 Mei 2026.

Untuk menekan ketergantungan impor, Bahlil menyebutkan rencana pemerintah mengganti LPG dengan CNG. Saat ini, pihaknya sedang menguji coba penggunaan CNG pada tabung berukuran 3 kg sebelum diimplementasikan secara luas.

Ia menambahkan bahwa penggunaan CNG sudah berjalan pada tabung 12 kg dan 20 kg. “Nah, kapan ini selesai? Nanti tunggu uji coba tabung 3 kg. Tapi kan untuk CNG ini, untuk yang 12 kg, yang 20 kg itu sudah jalan, untuk dipakai di hotel dan restoran dan kemudian bagus, dan itu lebih efisien,” ujarnya.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat mengurangi beban devisa dan subsidi, sekaligus meningkatkan efisiensi energi di sektor publik dan swasta.

LPGCNGSubsidiDevisaKonsumsi EnergiImpor LPGIndonesia

Komentar

Memuat komentar...