Bandara Adisutjipto Siap Terbuka Kembali, Dukung Pariwisata

Bambang W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 84 dibaca
Bisik.id
Bandara Adisutjipto Siap Terbuka Kembali, Dukung Pariwisata

Gambar atau konten salah?

Bandara Adisutjipto menjadi sorotan utama setelah Prabowo Subianto mengusulkan reaktivasi fasilitas tersebut. Bupati Sleman Harda Kiswaya menanggapi dengan antusias, menegaskan bahwa keberadaan bandara dapat mempermudah akses masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta pariwisata di Kabupaten Sleman dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Harda mengungkapkan pandangannya bahwa bandara memiliki peran penting dalam menggerakkan berbagai sektor. Ia menambahkan, “Ya nek saya ya senang banget. Karena apa pun, dengan kita punya bandara akan sangat membantu pertumbuhan ekonomi. Pasti itu. Kemudahan pertumbuhan yang lain, sosial kemasyarakatan karena mendekatkan dengan daerah lain,” ujar Harda saat ditemui di Seyegan, Sleman, pada 30 Mei 2026.

Menurutnya, Bandara Adisutjipto masih beroperasi meski penggunaannya terbatas untuk pesawat berukuran kecil hingga menengah. Saat ini, penerbangan komersial dari dan ke Yogyakarta dilakukan di Yogyakarta International Airport (YIA). Harda berpendapat bahwa optimalisasi kembali Adisutjipto untuk penerbangan komersial dapat meningkatkan jumlah kunjungan ke Jogja. Ia menyatakan, “Yang jelas dengan adanya bandara nanti lebih dioptimalkan kan memicu orang untuk datang ke Jogja, karena jalurnya cepat. Kalau sudah mendekatkan, pasti orang akan mudah menjangkau itu,” kata dia.

Harda menekankan dampak positifnya tidak hanya dirasakan sektor pariwisata, tetapi juga pelaku UMKM dan kehidupan sosial masyarakat secara umum. Ia menambahkan, “Sehingga pertumbuhan UMKM, pertumbuhan sosial kemasyarakatan, dari sisi yang mana pun, dari sisi ilmu pengetahuan, dari kawruh hidup dan sebagainya, pasti akan didapatkan. Karena dinamika sosial betul-betul bisa terjalin dengan baik.”

Beberapa waktu lalu, Prabowo meminta langsung reaktivasi dan optimalisasi komersialisasi sejumlah bandara, di antaranya Bandara Husein Sastranegara di Bandung dan Bandara Adisutjipto di Yogyakarta. Untuk menindaklanjuti arahan tersebut, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Febrian Alphyanto Ruddyard di Ruang Kerja Wamenhan, Jakarta, pada 25 Mei 2026.

Pertemuan tersebut bertujuan membahas koordinasi percepatan berbagai program strategis nasional yang bersinggungan langsung dengan pengelolaan aset pertahanan, optimalisasi infrastruktur perhubungan, serta pengembangan industri kedirgantaraan nasional. Dalam diskusi, Wamenhan menegaskan komitmen penuh dan dukungan regulasi terkait pemanfaatan bersama pangkalan udara TNI Angkatan Udara untuk penerbangan sipil komersial. Ia menyatakan, “Kami menyambut baik rencana pembukaan kembali penerbangan komersial, dengan tetap memastikan operasional serta eksistensi pertahanan TNI Angkatan Udara di kawasan tersebut berjalan optimal dan terjaga dengan baik.”

Wamenhan juga menekankan pentingnya menjaga kesiapan operasional militer sembari mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah melalui sektor penerbangan sipil. Ia menambahkan, “Ke depan, hal yang menjadi perhatian utama adalah pengaturan teknis terkait penggunaan apron dan pengelolaan waktu penerbangan agar tidak terjadi kepadatan, sehingga aktivitas militer dan sipil dapat berlangsung secara harmonis, selaras, dan tanpa saling mengganggu.”

Selain penataan bandara, pertemuan ini juga membahas proyeksi jangka panjang pembentukan ekosistem industri makro kedirgantaraan melalui konsep Sustainable Aerospace Park di Kertajati. Konsep ini mengombinasikan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) komersial dan militer. Kedua pihak sepakat untuk terus mematangkan cetak biru teknokratis serta pola pengelolaan asetnya.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk segera menggelar rapat koordinasi lanjutan yang lebih intensif bersama kementerian teknis, jajaran TNI Angkatan Udara, serta pihak pemerintah provinsi terkait. Dengan langkah ini, diharapkan reaktivasi Bandara Adisutjipto dapat memperkuat integrasi ekonomi, pariwisata, dan pertahanan di wilayah DIY.

Bandara AdisutjiptoPrabowo SubiantoBupati Sleman Harda KiswayaTNI Angkatan UdaraSustainable Aerospace ParkKertajatiEkonomi

Komentar

Memuat komentar...