BBM Subsidi dan Nonsubsidi Tetap Rp 10.000 & Rp 6.800 per Liter

Teguh A. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 38 dibaca
Bisik.id
BBM Subsidi dan Nonsubsidi Tetap Rp 10.000 & Rp 6.800 per Liter

Gambar atau konten salah?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan pada konferensi pers virtual yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden pada 31 Maret 2026, bahwa tidak ada kenaikan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi.

Dengan kata lain, BBM Pertalite tetap Rp 10.000 per liter dan Solar Rp 6.800 per liter. Keputusan ini diambil di tengah kesulitan pasokan minyak dan gas akibat konflik di Timur Tengah, dan merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Pemerintah atas arahan Bapak Presiden dan hasil rapat, penyesuaian harga untuk BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik atau turun. Artinya flat, masih pakai harga sekarang,” ujar Bahlil. Ia menekankan bahwa kebijakan ini bersifat flat, tidak mengalami perubahan.

Untuk BBM nonsubsidi, Bahlil menyatakan bahwa hingga batas waktu yang belum ditentukan, tidak ada perubahan harga. Ia menjelaskan, “Untuk BBM yang non‑subsidi sampai dengan hari ini kami dengan tim Pertamina maupun dengan SPBU, SPBU swasta lain sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai. Nah, waktunya kapan? Tunggu dulu. Jadi artinya apa? Belum juga ada penyesuaian harga masih tetap sama.”

Selain itu, Bahlil meminta masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi kenaikan harga yang beredar, kecuali berasal dari sumber pemerintah. Ia menegaskan, “Selain dari sumber informasi dari pemerintah saya mohon agar kita juga harus lebih cerdas dalam mengelola informasi. Tujuannya apa? Agar kita tetap stabil.”

Konferensi tersebut menyoroti upaya pemerintah, Pertamina, dan badan usaha swasta penyalur BBM dalam menegosiasikan harga nonsubsidi. Meskipun belum ada keputusan akhir, semua pihak masih berunding untuk menentukan apakah harga akan tetap sama atau mengalami penyesuaian di masa mendatang.

Kesimpulannya, kebijakan harga BBM pada 31 Maret 2026 menunjukkan stabilitas, dengan tidak adanya kenaikan pada kedua kategori. Pemerintah tetap memantau situasi global dan menyesuaikan strategi bila diperlukan, sementara masyarakat diingatkan untuk memverifikasi informasi melalui saluran resmi.

Menteri EnergiBBM subsidiBBM nonsubsidiPrabowo SubiantoKonflik Timur TengahPertaminaSPBUHarga flat

Komentar

Memuat komentar...