BPJT Siapkan Uji Coba MLFF Tanpa Tol Setop Menilai Efisiensi
Gambar atau konten salah?
BPJT, Badan Pengatur Jalan Tol di bawah Kementerian Pekerjaan Umum, sedang menyiapkan ulang rencana uji coba Multi Lane Free Flow (MLFF), sistem pembayaran tol tanpa setop. Tujuannya memastikan sistem ini dapat diterapkan di ruas tol Indonesia.
Dalam briefing media di Kementerian PU, Jakarta Selatan, Ni Komang Rasminiati, Plt Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur, menyatakan, “Tahap ini kita lagi melakukan pendetailan penyiapan untuk rencana uji coba kembali terhadap sistem ini bisa diaplikasikan nggak terhadap ekosistem jalan tol di Indonesia.”
BPJT kini berkoordinasi dengan Badan Usaha Pelaksana (BUP) proyek MLFF, PT Roatex Indonesia Toll System (RITS). Skenario uji coba disiapkan secara rinci untuk memvalidasi setiap komponen sistem.
“Nah, saat ini dari kami tim BPJT sama tim dari pihak BUP, RITS dan juga ada tim pengendali nanti ini sedang menyiapkan penyiapan skenario‑skenario untuk mendetailkan yang harus diuji coba kembali untuk memastikan bahwa sistem ini bisa diaplikasikan di ekosistem jalan tol kita,” ujar Komang.
MLFF belum pernah diimplementasikan di ruas tol Indonesia. Proyek ini pertama kali dibahas pada 2021 dan rencana implementasinya telah mundur beberapa kali. Uji coba awal dilakukan pada 31 Desember 2023 di Tol Bali Mandara. Pemerintah menegaskan bahwa fase tersebut masih berada pada tahap pra‑uji coba, mencakup functional test, belum memasuki uji coba secara luas.
Menurut Wilan Oktavian, Kepala BPJT, “Implementasi MLFF tidak bisa hanya dilihat sebagai penerapan teknologi, tetapi merupakan transformasi sistem secara menyeluruh. Karena itu, setiap tahapan harus dilakukan secara hati‑hati agar sistem berjalan optimal dan tidak menimbulkan risiko di lapangan.”
Dengan pendekatan bertahap yang terukur, BPJT berusaha menyiapkan semua elemen teknis dan operasional sebelum meluncurkan MLFF di jaringan tol nasional. Uji coba yang akan datang bertujuan menguji apakah sistem tanpa setop dapat berfungsi dengan baik dan aman bagi pengguna jalan tol di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pajak 0% 50 Tahun untuk Investor PFII
Indonesia Kejar Rp 51.000 Triliun Dana Family Office Global
PFII Ditarget Beroperasi Tahun Ini, PP Masih Digodok
Pemerintah: Belum Ada Rencana Revisi Anggaran Pertahanan
Anggaran MBG Dipangkas, BGN Klaim Tak Lagi Rp 268 T
PHK Naik 32.389, Menkeu: Itu Siklus Wajar
