DENERA: Danantara Fokus Pembangunan WtE di Indonesia

Arif S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 82 dibaca
Bisik.id
DENERA: Danantara Fokus Pembangunan WtE di Indonesia

Gambar atau konten salah?

BPI Danantara melalui PT Danantara Investment Management (DIM) telah membentuk anak perusahaan baru untuk menggarap proyek Waste to Energy (WtE) atau fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Perusahaan baru ini diberi nama PT Daya Energi Bersih Nusantara (DENERA) dan didirikan pada 01 April 2026.

Fadli Rahman, Director of Investments di PT Danantara Investment Management (DIM), mengungkapkan di acara Coffe Afternoon with Danantara di Wisma Danantara, Jakarta pada 09 April 2026 bahwa:

"Daya Energi Bersih Nusantara ini adalah perusahaan yang baru dibentuk oleh Danantara Investasi Manajemen di 01 April 2026 kemarin yang memiliki fokus untuk menjalankan program PSEL,"

Ia menambahkan bahwa DENERA akan berperan sebagai pengelola dan memiliki 30% saham di fasilitas PSEL, sementara mitra proyek akan memegang 70% saham.

Fadli juga menyatakan, "Dan kita juga akan fokus ke depannya akan mengembangkan untuk sampah-sampah selain sampah rumah tangga, seperti, sampah industri bahkan sampah yang berbahaya," menjelaskan bahwa perusahaan akan memperbaiki pengelolaan sampah mulai dari pengumpulan hingga penerapan skema pengolahan seperti Depo Pengolahan Sampah Reduce (DPSR), Depo Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (DPS3R), dan Depo Pengolahan Sampah Terpadu (DPST).

BPI Danantara menargetkan pembangunan tiga proyek WtE paling telatnya pada Juli 2026. Proyek-proyek ini akan berlokasi di Bekasi, Denpasar, dan Bogor. Menurut Fadli, "Groundbreaking itu bisa dilakukan kapan saja dari April sampai bulan Juni. Cuma yang lebih penting adalah kapan ini mulai dibangun. Target kita ini mulai dibangun di akhir Juni, awal Juli paling telat," ia katakan saat ditemui di Graha Mandiri pada 06 March 2026.

Proses pembangunan proyek sulap sampah jadi listrik diperkirakan memakan waktu hingga 2 tahun. Namun, dua proyek pertama di Bekasi dan Denpasar sudah memiliki mitra yang bersedia mempercepat pembangunan. Fadli menambahkan, "Kebetulan keduanya memang komitmennya lebih cepat. Janjinya by 2027 akhir itu kita terbangun, sudah COD. Untuk di Bekasi di awal 2028," ia bilang.

Dengan langkah ini, BPI Danantara berupaya menurunkan volume sampah yang menumpuk sekaligus menghasilkan energi listrik. Inisiatif ini menandai komitmen perusahaan terhadap solusi berkelanjutan di Indonesia.

BPI DanantaraPT Daya Energi Bersih NusantaraWaste to EnergyPengolahan Sampah menjadi Energi ListrikBekasiDenpasarBogor

Komentar

Memuat komentar...