Enam Maskapai Siap Terbang dari Bandara Husein Sastranegara Lagi
Gambar atau konten salah?
Bandara Husein Sastranegara yang berada di pusat Kota Bandung akan kembali beroperasi melayani pesawat jet komersial. Kementerian Perhubungan menargetkan bandara ini bisa digunakan lagi paling cepat pada 17 Agustus 2026. Beberapa maskapai besar sudah mulai bersiap untuk terbang dari dan ke bandara tersebut.
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengungkapkan ada enam maskapai yang menyatakan minat untuk beroperasi di Bandara Husein Sastranegara. Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan koordinasi terus dilakukan dengan seluruh pemangku kepentingan.
"InJourney Airports telah menyampaikan rencana operasi dan pelayanan di Bandara Husein Sastranegara kepada maskapai. Sejalan dengan ini, sebanyak 6 maskapai mengajukan secara resmi untuk bisa beroperasi di Bandara Husein Sastranegara," jelas Arie dalam keterangannya, Senin 13 Juli 2026.
Maskapai yang akan membuka rute adalah Citilink dengan usulan rute ke Surabaya, Denpasar, dan Kualanamu. Super Air Jet mengusulkan rute penerbangan lebih banyak, mulai dari Denpasar, Pekanbaru, Batam, Padang, Pontianak, Balikpapan, hingga Makassar. Garuda Indonesia menawarkan rute penerbangan hanya ke Denpasar. Wings Air menawarkan penerbangan ke Lampung dan Palembang.
Transnusa menawarkan rute penerbangan ke Lampung dan dua rute internasional ke Johor Bahru dan Kuala Lumpur, Malaysia. Satu lagi rute internasional diajukan oleh maskapai Scoot, yaitu ke Singapura.
Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mencatat Wings Air, Citilink, Super Air Jet, hingga Garuda Indonesia telah mengajukan jadwal penerbangan ke beberapa kota di tanah air dari Bandara Husein. Rute terbang ke Kualanamu, Sumatera Utara, dan Denpasar, Bali menjadi yang paling banyak diajukan.
"Sudah ada airlines yang mengajukan antara lain, Wings, Citilink, SAJ (Super Air Jet) dan Garuda ke beberapa kota di Indonesia," beber Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa.
Penerbangan internasional sudah ada maskapai Singapura, Scoot dan maskapai lokal, Transnusa yang mengajukan rute penerbangan.
Arie menekankan aspek keselamatan terus dipenuhi di Bandara Husein. Angkasa Pura Indonesia telah menyediakan kendaraan siaga Foam Tender untuk pertolongan keadaan darurat, serta pemenuhan fasilitas pendukung dan penunjang Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Kategori 7.
Pada aspek keamanan dilakukan peningkatan fasilitas Screening Check Point (SCP) meliputi mesin x-ray, walkthrough metal detector (WMTD) dan handheld metal detector (HHTD).
Arie mengatakan, pihaknya akan mengatur dan memastikan ketersediaan slot time penerbangan, baik dari ketersediaan waktu take off maupun landing di bandara untuk mengakomodir permintaan penerbangan sesuai kapasitas Bandara.
Bandara Husein Sastranegara sebelumnya sempat berhenti melayani penerbangan jet komersial. Kini, dengan target operasi kembali pada Agustus 2026, bandara ini diharapkan bisa menjadi alternatif bagi penumpang yang ingin terbang dari pusat Kota Bandung. Enam maskapai yang sudah mengajukan diri menunjukkan minat yang cukup besar terhadap bandara ini, dengan rute domestik dan internasional yang beragam.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Politik Tak Lagi Pengaruhi IHSG
S&P Pertahankan Peringkat Utang RI, DPR: Bukti Kepercayaan
Prabowo Setujui Harga Solar Khusus Nelayan Rp15.000 per Liter
Transaksi Koperasi Desa Capai Rp56,69 Miliar
ESDM Tugaskan Tambang Pasok 212 Juta Ton Batu Bara ke PLN
Menteri ESDM Buka Suara Soal Harga Solar Nelayan Rp15 Ribu
Berita Terbaru
Enam Maskapai Siap Terbang dari Bandara Husein Sastranegara Lagi
Drone Thermal Temukan Remaja Terseret Arus di Pererenan
Korea Selatan Keluarkan Peringatan Darurat Gelombang Panas Perdana
Mitsubishi Pajero Generasi Kelima Siap Meluncur 2026
Cubarsi Tak Gentar Hadapi Mbappe di Semifinal
PLN Padamkan Listrik Deli Serdang Delapan Jam
Jendela Pesawat Lepas, Penumpang Tersedot ke Luar
Buaya Muara 2 Meter Muncul di Kali Jagir Surabaya
