Hamilton Sundari: Mangga Langka Odisha dengan Harga Tinggi
Gambar atau konten salah?
Varietas mangga langka yang berasal dari Odisha, India, kini menjadi sorotan publik. Mangga ini dikenal dengan nama Hamilton Sundari atau Subhadra dan memiliki sejarah panjang yang terkait dengan pengusaha Skotlandia dan keluarga kerajaan Mayurbhanj.
Varietas ini pertama kali dibudidayakan pada tahun 1930‑an. Menurut akun X @unofficialfooide_bpd, mangga ini berbeda dari varietas Sundari lain yang ditemukan di Odisha atau daerah lain. Buah segarnya sulit ditemukan di pasar lokal, namun bibit pohonnya dijual dengan harga Rp 700.000 hingga Rp 1.500.000.
Ukuran mangga ini sedang, dengan berat sekitar 180‑250 gram. Kulit berwarna kemerahan, dan rasanya manis sedang hingga sangat manis. Kandungan gula totalnya berkisar antara 17,59‑31,71 %. Vitamin C per 100 gram berada di kisaran 41,5‑86,1 mg, sedangkan karotenoid mencapai 5,06‑6,73 mg per 100 gram.
Sejarah mangga ini dapat ditelusuri kembali ke Sir Daniel Hamilton, seorang pengusaha dan filantropis Skotlandia yang memiliki hubungan dengan keluarga kerajaan Mayurbhanj. Pada tahun 1930‑an, ia dilaporkan membantu mendirikan kebun dan melakukan pembibitan di dekat Baripada, Odisha, tempat varietas ini pertama kali dibudidayakan.
Menurut Muduli, mangga Hamilton Sundari lebih dari sekadar buah; ia mewakili perpaduan sejarah, warisan, dan cita rasa dari Odisha. Ia mengungkapkan hal ini di kolom komentar akun X @mana_muduli, sekaligus menyatakan bahwa mangga ini baru dipamerkan selama konferensi zona di Bhubaneswar yang diselenggarakan oleh Direktorat Hortukultura.
Karena jarang dijual dalam bentuk buah utuh, pasar utama mangga ini adalah bibit. Para petani dan kolektor sering mencari bibitnya, yang harganya cukup tinggi. Harga bibit ini mencerminkan nilai langka dan kualitas buah yang dihasilkan.
Reaksi netizen terhadap cerita ini beragam. Seorang netizen mengomentari, “Bukan sekadar varietas mangga, tetapi sepotong warisan Mayurbhanj. Bangga mengetahui kisah ini.” Netizen lain menanggapi, “Wow! Sungguh informasi yang menarik.” Dan masih ada yang menambahkan, “Ini adalah variasi dari mangga Sundari yang ditanam di India Selatan.”
Dengan sejarah kolonial yang kuat, harga bibit yang tinggi, dan rasa yang unik, mangga Hamilton Sundari menunjukkan bagaimana buah tropis dapat menjadi simbol warisan budaya. Kisahnya mengingatkan bahwa nilai sebuah varietas tidak hanya terletak pada rasa, tetapi juga pada cerita yang melekat di dalamnya, menjadikannya lebih dari sekadar buah biasa di pasar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Lombok Cooking Class Jakarta 18 Juni: Ayam Bakar Taliwang
Pasar Beriman Tomohon Batasi Satwa Liar, Baru 2024
Dua Lipa Pilih Maxwell Food Centre: Surga Kuliner Singapura
Fan Sumu Bikin Replika Qingming 7m dengan 60kg Cokelat
Hotel Penitipan Starter Sourdough Jadi Trend di Swedia
Prabowo Tekankan Standar 8 Potong Ayam MBG, Kumink Jelaskan
Berita Terbaru
Pilot Digitalisasi Bantuan Sosial Gianyar Pakai Parlinsos
Afni‑Syamsurizal: Tahun Pertama Menurunkan Utang Siak
Medan Gelar Gemes 27‑30 Juni 2026 Rp 2,5 Miliar APBD 2026
Pengumuman Hasil Seleksi SPMB Sumsel 2026/2027: Tanggal 6 Juni
Bulan Muharram: Larangan dan Amalan yang Harus Diikuti
Persela Lamongan Rekrut Statistik Sukses, Siap Liga 2 2026
Indonesia 3-0 Timor Leste, Poin Lengkap Grup A AFF U-19 2026
I Wayan Sutama: Dari Peternak Jadi Pengusaha Bengkel Mobil
