Harga Minyak Mentah Naik Setelah Israel ke Lebanon

Tika M. · 2 min baca · 1 jam lalu · 29 dibaca
Bisik.id
Harga Minyak Mentah Naik Setelah Israel ke Lebanon

Gambar atau konten salah?

Harga minyak mentah dunia naik tajam, melewati dua dolar per barel pada awal perdagangan hari ini. Peningkatan ini dipicu oleh serangan Israel ke Lebanon pada 07 Juni 2026, yang menimbulkan balasan dari Iran.

Menurut laporan, pada 08 Juni 2026 pukul 22.15 GMT (05.15 WIB) harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat naik US$ 2,57 menjadi US$ 93,11 per barel. Sementara itu, harga berjangka Brent mencatat kenaikan US$ 2,67 menjadi US$ 95,76 per barel.

Sejak negosiasi damai dan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, Israel terus mengeksekusi serangan militer ke wilayah Lebanon. Konflik ini memanas karena hubungan Israel dengan Hizbullah. Pejabat Israel berpendapat bahwa konflik di Lebanon harus diperlakukan terpisah dari gencatan senjata apa pun dengan Iran.

Di sisi lain, Teheran menuntut agar kesepakatan perdamaian dengan Amerika Serikat mencakup gencatan senjata di Lebanon. Negara Timur Tengah ini memperingatkan bahwa serangan Israel di sana “membahayakan” hasil pembicaraan perdamaian kedua negara.

Serangan Israel pada 07 Juni 2026 menargetkan wilayah Beirut, pertama kalinya sejak rencana gencatan senjata Lebanon diumumkan pekan lalu. Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa serangan tersebut menargetkan pangkalan udara Ramat David, dekat Nazareth. Militer Israel mengaku serangan itu hanyalah aksi membela diri setelah mereka mengidentifikasi adanya rudal yang diluncurkan dari Iran dan serangan itu merupakan bagian dari sistem pertahanan mereka telah mencegatnya.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan akan meminta Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk tidak membalas serangan setelah Iran menembakkan rentetan rudal ke Israel sebagai balasan atas serangan di Lebanon. “Trump, yang menghabiskan akhir pekan di klub golfnya di Bedminster, New Jersey, dan Netanyahu berbicara melalui telepon selama kurang dari setengah jam,” kata seorang pejabat Israel tanpa memberikan detail lebih lanjut. Gedung Putih dan kantor perdana menteri Israel belum menanggapi permintaan komentar.

Harga minyak mentah yang melonjak ini mencerminkan ketidakpastian di pasar energi akibat ketegangan di Timur Tengah. Pergerakan harga yang signifikan menunjukkan bagaimana konflik regional dapat memengaruhi pasokan global dan memicu volatilitas pasar.

Harga minyak mentah duniaSerangan Israel ke LebanonIranKonflik Israel-HizbullahKenaikan harga BrentPasokan globalVolatilitas pasar

Komentar

Memuat komentar...