Harga Patokan Mineral nikel naik: Bahlil setujui dalam 2026

Lina F. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 106 dibaca
Bisik.id
Harga Patokan Mineral nikel naik: Bahlil setujui dalam 2026

Gambar atau konten salah?

Harga Patokan Mineral (HPM) nikel akan dinaikkan, kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Rencana ini diumumkan pada Kamis, 26 Maret 2026, dan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Bahlil menegaskan bahwa langkah tersebut diambil sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto yang menuntut tambahan pendapatan negara. Ia menyebut, “Bapak Presiden tadi juga memerintahkan untuk mencari sumber-sumber pendapatan di sektor mineral yang selama ini belum adil bagi negara. Kemungkinan besar HPM saya akan, HPM untuk nikel saya akan naikkan,” kata Bahlil dalam keterangan yang diunggah Sekretariat Presiden.

Ia menambahkan, “Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk bagaimana memperhatikan kepentingan negara, prioritas di atas segala-galanya. kita menjaga sumber daya alam kita, sumber daya alam kita ini merupakan aset negara,” katanya.

HPM nikel ditetapkan untuk menjaga harga nikel dalam negeri. Pemerintah mengatur HPM agar dapat mengakomodasi kebutuhan penambang nikel sekaligus pelaku usaha smelter. Formula penentuan HPM terdiri dari nilai/kadar mineral logam, konstanta atau corektif faktor (CF), Harga Mineral Acuan (HMA) yang diterbitkan Kementerian ESDM tiap bulan, serta biaya treatment cost dan refining charges (TC/RC) dan/atau payable metal (hrp/hns).

Dengan menyesuaikan HPM, kementerian berharap dapat menyeimbangkan kepentingan negara dan pelaku industri, sekaligus memastikan sumber daya alam tetap menjadi aset negara yang terkelola dengan baik.

Harga Patokan MineralnikelMenteri Energi dan Sumber Daya MineralPresiden Prabowo Subiantopendapatan negarasumber daya alamaset negara

Komentar

Memuat komentar...