IHSG Anjlok 2,16% ke 5.814, Ikut Tertekan Bursa Asia

Agus P. · 1 min baca · 21 jam lalu · 50 dibaca
Bisik.id
IHSG Anjlok 2,16% ke 5.814, Ikut Tertekan Bursa Asia

Gambar atau konten salah?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada penutupan sesi pertama perdagangan, Kamis (15 Oktober 2026). Indeks melemah 2,16% dan berakhir di level 5.814,72. Padahal, saat pembukaan pagi tadi, IHSG masih sempat berada di posisi 5.917,13.

Pelemahan ini bukan cuma dialami pasar saham dalam negeri. Bursa-bursa di kawasan Asia juga mengalami koreksi pada hari yang sama. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual yang cukup merata di pasar regional.

Dari data RTI Business, volume perdagangan tercatat sebanyak 22,43 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 8,57 triliun. Frekuensi perdagangan selama sesi I tercatat 1.096.641 kali. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 621 saham tercatat melemah, 80 saham menguat, dan 89 saham lainnya stagnan.

Di kawasan Asia, indeks Straits Times Index (STI) milik Singapura melemah 0,71% ke level 5.384,7. Shanghai Composite Index (SSEC) turun lebih dalam, yakni 1,59% ke level 3.707,32. Hang Seng Index (HSI) melemah 1,21% dan berada di level 24.019,75.

Yang paling mencolok adalah Nikkei 225 Index (N225) milik Jepang. Indeks ini anjlok hingga 4,69% ke level 64.567,39. Penurunan tajam ini menjadi perhatian utama pelaku pasar di kawasan.

Dengan kondisi tersebut, IHSG ikut terseret arus pelemahan yang melanda bursa Asia. Tekanan jual masih mendominasi hingga jeda perdagangan siang ini. Pelaku pasar tampaknya masih menunggu perkembangan selanjutnya sebelum menentukan arah pergerakan di sesi kedua.

IHSG melemahbursa Asia koreksitekanan jualNikkei anjlokvolume perdaganganpasar sahamindeks regional

Komentar

Memuat komentar...