Pertamina Tambah Pasokan BBM di Bali, SPBU 24 Jam

Kartika D. · 2 min baca · 20 jam lalu · 64 dibaca
Bisik.id
Pertamina Tambah Pasokan BBM di Bali, SPBU 24 Jam

Gambar atau konten salah?

PT Pertamina Patra Niaga terus bekerja memperkuat pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali. Langkah ini dilakukan lewat penambahan pasokan, optimalisasi armada mobil tangki, serta pengoperasian terminal dan SPBU selama 24 jam.

Hasilnya mulai terlihat. Layanan di sejumlah SPBU perlahan kembali kondusif. Tapi perusahaan tak berhenti di situ. Percepatan pemulihan terus dilakukan agar kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi.

Dari sisi pasokan, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan kedatangan kapal pengangkut BBM secara bertahap pada 14 Oktober 2026 hingga 17 Oktober 2026. Dari total tambahan pasokan sekitar 57,9 juta liter BBM yang direncanakan, sekitar 19 juta liter sudah tiba di Fuel Terminal Sanggaran dan Integrated Terminal Manggis. Sisanya dijadwalkan tiba bertahap dalam dua hingga tiga hari ke depan. Tambahan pasokan ini terdiri dari Pertalite dan Pertamax. Tujuannya memperkuat ketersediaan BBM dan memperlancar penyaluran ke SPBU di Bali.

Untuk mempercepat distribusi, Pertamina Patra Niaga menyiagakan 108 mobil tangki. Mereka didukung 465 awak mobil tangki. Fuel Terminal Sanggaran dan Integrated Terminal Manggis dioperasikan selama 24 jam. Ini untuk mengoptimalkan penerimaan dan penyaluran BBM.

Sebanyak 66 SPBU di wilayah Denpasar dan Badung juga beroperasi 24 jam. Langkah ini untuk memperluas akses layanan bagi masyarakat dan membantu mengurai antrean.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan pernyataan tertulis pada 15 Oktober 2026. "Kami terus mengoptimalkan pasokan dan distribusi BBM di Bali melalui penambahan suplai, kesiapan armada mobil tangki, serta pengoperasian terminal dan SPBU selama 24 jam. Saat ini, kondisi layanan di sejumlah wilayah mulai berangsur kondusif. Namun, upaya pemulihan akan terus kami lanjutkan agar penyaluran BBM semakin lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," ujar Kitty.

Selain penguatan pasokan dan distribusi, Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan layanan penjualan BBM secara literan di sejumlah SPBU di Kota Denpasar. Khususnya di lokasi dengan tingkat kepadatan dan antrean kendaraan yang tinggi. Sejak hari pertama pelaksanaan, penjualan melalui layanan ini mencapai sekitar 5.000 liter per hari. Ini sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat dan mendukung kelancaran pelayanan di tengah tingginya antrean.

Seiring proses normalisasi distribusi, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya. Masyarakat juga diminta tidak melakukan penimbunan. Juga tidak membeli BBM subsidi untuk dijual kembali secara ilegal. Karena dapat mengganggu kelancaran distribusi dan merugikan masyarakat yang berhak.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen terus memperkuat pasokan, distribusi, dan pelayanan hingga kondisi layanan BBM di Bali kembali normal dan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan BBM, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Artikel ini menunjukkan bahwa Pertamina Patra Niaga mengandalkan strategi bertahap: menambah pasokan, memperpanjang jam operasional, dan menyiagakan lebih banyak armada. Antrean panjang di SPBU menjadi alasan utama percepatan ini. Imbauan agar masyarakat tidak menimbun BBM juga menandakan adanya kekhawatiran terhadap perilaku konsumen yang bisa memperparah kelangkaan.

pasokan BBMdistribusi BBMBaliSPBU 24 jamPertamina Patra Niagapemulihan layanan

Komentar

Memuat komentar...