IKN Tandatangani PKS Dua Perusahaan Buka Hotel dan Olahraga
Gambar atau konten salah?
IKN telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan dua perusahaan, yaitu PT Dian Jaya Indonesia dan PT Biru Makmur Abadi. Kerja sama ini bertujuan untuk membangun fasilitas baru di ibu kota, termasuk hotel dan pusat olahraga.
PT Dian Jaya Indonesia merupakan anak usaha dari Dian Development Co., Ltd asal Korea Selatan. Perusahaan ini akan menata apartemen dan hotel di WP KIPP Sub WP 1B, tepatnya di kawasan Pusat Pendidikan (Education Precinct) yang berada di zona campuran kepadatan tinggi. Pembangunan dimulai pada kuartal IV tahun 2026 di atas lahan seluas ±33.201 meter persegi. Nilai investasi proyek ini mencapai Rp 1,15 triliun.
Sementara itu, PT Biru Makmur Abadi akan menyiapkan fasilitas sport center dan restoran di kawasan KIPP 1C. Lokasinya berada di sekitar kompleks SMA Taruna Nusantara dan Universitas Gunadarma, sehingga dapat mendukung aktivitas pendidikan di wilayah tersebut. Pembangunan juga direncanakan pada kuartal IV tahun 2026, dengan luas lahan ±16.387 meter persegi dan estimasi investasi sebesar Rp 50 miliar.
“Kehadiran proyek apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran ini tidak hanya menambah ragam fasilitas perkotaan di IKN, tetapi juga memperkuat ekosistem kawasan agar semakin siap menjadi kota yang hidup, produktif, dan inklusif,” ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu (09 Mei 2026).
Secara keseluruhan, penandatanganan PKS ini mencatatkan total estimasi nilai investasi sebesar Rp 1,2 triliun. Kontribusi yang akan dibayarkan mencapai Rp 3,92 miliar.
Wakil Direktur Dian Jaya Indonesia, Cheong Seung Hwa mengungkapkan optimisme terhadap pengembangan IKN. Ia mengatakan, “Kami tertarik berinvestasi di IKN karena kawasan ini dirancang sebagai smart city modern dengan kepastian regulasi, insentif fiskal, serta potensi peningkatan nilai properti dan bisnis yang signifikan di masa depan.”
Direktur Biru Makmur Abadi, Abdul Rohman menilai IKN sebagai peluang strategis untuk investasi jangka panjang. Menurutnya, “Kami melihat IKN sebagai peluang investasi jangka panjang yang strategis. Konsep kota cerdas dan hijau yang diusung pemerintah sangat relevan dengan tren global.”
Dengan dua proyek besar ini, IKN menambah fasilitas publik yang mendukung kehidupan urban. Pembangunan apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran diharapkan memperkaya layanan bagi penduduk dan meningkatkan daya tarik kota sebagai pusat kegiatan modern. Proyek-proyek ini juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan IKN kota yang produktif, inklusif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
Grab Tegaskan Tidak Keluar Indonesia, Tetap Komitmen Lanjut
SKK Migas Catat 1,500 BOPD Saat Ini, Target 20,000 BOPD
Produksi Minyak Nasional 576k BOPD, Masih Di Bawah Target
BBM Subsidi Tetap Stabil, Harga Tidak Naik Meski Minyak Naik
Berita Terbaru
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Rasa Terbakar Dada: Penyebab Utama dan Tanda Peringatan
Minum 3‑4 Cangkir Kopi Bisa Perlambat Penuaan 5 Tahun
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Fabiola Elizabeth Tersangka Penipuan Online Internasional
