Indeks Kepercayaan Industri Melambat, Tapi Tetap Optimis di 54,02

Arif S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 28 dibaca
Bisik.id
Indeks Kepercayaan Industri Melambat, Tapi Tetap Optimis di 54,02

Gambar atau konten salah?

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengumumkan bahwa Indeks Kepercayaan Industri (IKI) untuk bulan Januari 2026 berada di angka 54,02. Angka ini sedikit menurun dari bulan sebelumnya yang tercatat 54,12. Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief, menyatakan bahwa IKI Februari mengalami penurunan sebesar 0,10 poin dibandingkan dengan Januari. Namun, jika dibandingkan dengan IKI Februari tahun lalu, nilai IKI meningkat 0,87 poin dari 53,15.

Dalam laporan tersebut, terdapat 19 subsektor industri yang mengalami ekspansi, sementara 4 subsektor lainnya mengalami kontraksi. Febri menjelaskan bahwa subsektor yang mengalami ekspansi ini memberikan kontribusi sebesar 92,9% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan non-migas domestik pada triwulan IV 2025. "Karena banyak subsektor dengan kontribusi PDB yang besar, IKI bulan Februari ini cukup tinggi," katanya.

Dua subsektor dengan nilai IKI tertinggi adalah Industri Pencetakan dan Reproduksi Media Rekaman (KBLI 18) dan Industri Alat Angkut Lainnya (KBLI 30). Kenaikan kinerja kedua subsektor tersebut dipicu oleh tingginya permintaan dari industri makanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Febri menjelaskan, "Permintaan untuk kemasan dari industri makanan dan minuman meningkat, sehingga industri percetakan dan reproduksi media juga ikut naik."

Namun, ada beberapa subsektor yang mengalami kontraksi, antara lain Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (KBLI 16), Industri Barang Galian Bukan Logam (KBLI 23), Industri Komputer, Barang Elektronik dan Optik (KBLI 26), serta Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan (KBLI 33).

Febri juga menyampaikan bahwa proporsi industri yang optimis pada Februari 2026 mencapai 77,6%, meningkat dibandingkan 72,5% pada Januari 2026. Sebanyak 33% dari pelaku industri menyatakan bahwa usaha mereka membaik dibandingkan tahun lalu, dengan stabilitas di angka 44,3%. Namun, presentase pelaku usaha yang merasa kondisi usahanya menurun meningkat 1,0% menjadi 22,4%.

Dengan data ini, Kemenperin mencatat adanya pergerakan positif di sebagian besar subsektor meskipun ada tantangan di beberapa bidang. Hal ini menunjukkan dinamika yang beragam dalam industri Indonesia saat ini.

KemenperinIndeks Kepercayaan IndustriFebruari 2026subsektor industriPDBpermintaankinerjakontraksi

Komentar

Memuat komentar...