Indonesia Ekspor 250.000 Ton Urea ke Australia, Terus ke India, Filipina, Thailand, Brasil
Gambar atau konten salah?
Jakarta, Indonesia akan mengekspor pupuk urea ke beberapa negara. Presiden Prabowo Subianto memberi persetujuan ekspor 250.000 ton ke Australia.
Prabowo bernegosiasi langsung dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, melalui panggilan telepon pada Selasa sore. Dalam komunikasi tersebut, PM Albanese menyampaikan apresiasi atas persetujuan Bapak Presiden terkait ekspor pupuk urea Indonesia ke Australia sebesar 250.000 ton pada tahap pertama,
tulisan keterangan resmi pada 22 April 2026.
Setelah Australia, sebagian pupuk urea akan dikirim ke India, Filipina, Thailand, dan Brasil. Komitmen ekspor total diperkirakan mencapai sekitar 1 juta ton.
Data Kementerian Pertanian menunjukkan produksi nasional urea mencapai 7,8 juta ton, sementara kebutuhan dalam negeri hanya sekitar 6,3 juta ton. Ekspor ini dirancang agar tidak mengganggu pasokan domestik.
Langkah ini bertujuan memperkuat posisi Indonesia di pasar global sambil menjaga ketahanan pasokan dalam negeri.
Ekspor ini menandai langkah strategis Indonesia untuk meningkatkan kontribusi di industri pupuk internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Prabowo Tegaskan MBG: Tetap Utuh, Tanpa Korupsi, Porsi Aman
Kenaikan Harga Minyakita Tertinggi Disepakati, Waktu Belum
PHK Januari–Mei 2026 Turun ke 23.470, Proyeksi CORE Naik
MBG Teriak Korupsi: BGN Diputar, Prabowo Tetap Optimis
Sekolah Jember Siapkan Lapangan Sepak Bola Internasional
BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 Hoaks, Cek Sumber Resmi
Berita Terbaru
Ekshibisi AI Kembali Jadi Cabang OSN 2026, Siap Menguji Siswa
Puspresnas Ungkap Foto Soal OSN 2026, Ponsel Diizinkan
IHSG Turun 3,48% di Sesi I, Saham Bank Jatuh Signifikan
Gempa 4,8 M di Manokwari, Papua Barat, Dirasakan MMI II‑III
Prabowo Tegaskan MBG: Tetap Utuh, Tanpa Korupsi, Porsi Aman
Kenaikan Harga Minyakita Tertinggi Disepakati, Waktu Belum
