Indonesia Kalah 0-1, Verdonk Tetap Solid, VO2 Max Fokus

Maya K. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 111 dibaca
Bisik.id
Indonesia Kalah 0-1, Verdonk Tetap Solid, VO2 Max Fokus

Gambar atau konten salah?

30 Maret 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia menepukkan lawan Bulgaria dengan skor tipis 0-1. Anak asuh John Herdman keluar sebagai runner up dalam FIFA Series 2026.

Meski hasilnya kurang memuaskan, Calvin Verdonk tampil solid di lini tengah. Ia terlihat ada di mana‑mana, tidak kelelahan, menjaga stabilitas skuad Garuda sepanjang pertandingan.

Verdonk bermain penuh 90 menit. Stabilitas Garuda yang berhasil mengurung Bulgaria dapat dikaitkan dengan penampilan apik pemain Lille OSC tersebut.

Faktor penting di balik ketahanan Verdonk adalah VO2 max. VO2 max mengukur volume oksigen yang dikonsumsi tubuh saat berolahraga, biasanya dalam ml/kg/menit.

Menurut Harvard Health, VO2 max tinggi berkorelasi dengan kebugaran fisik lebih baik, risiko penyakit kardiovaskular lebih rendah, serta umur panjang.

VO2 max berarti volume oksigen. Oksigen diserap paru‑paru, diubah menjadi ATP, memberi tenaga sel, dan membantu melepaskan CO₂ yang dihasilkan selama proses pernapasan.

Atlet dengan skor VO2 max tinggi memiliki jantung dan paru lebih efektif memompa darah ke otot, sementara otot lebih efisien mengekstrak dan menggunakan oksigen dalam darah.

Bagi pemain sepak bola profesional, meningkatkan VO2 max memungkinkan mereka bertahan lebih lama di lapangan, tidak mudah lelah.

Laga malam ini menegaskan betapa pentingnya kebugaran aerobik bagi skuad Garuda. Meskipun kalah, Indonesia menunjukkan kemampuan bertahan dan ketahanan fisik yang baik.

Kesimpulannya, kemenangan kecil Bulgaria menandai perlunya fokus pada kebugaran pemain, terutama VO2 max, untuk meningkatkan performa di kompetisi mendatang.

GarudaBulgariaCalvin VerdonkVO2 maxkebugaran aerobikFIFA Series 2026

Komentar

Memuat komentar...