KAI Daop 1 Jakarta Rekam 41.534 Penumpang Puncak Idul Adha

Wahyu T. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
KAI Daop 1 Jakarta Rekam 41.534 Penumpang Puncak Idul Adha

Gambar atau konten salah?

Libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi menandai lonjakan penumpang di Jakarta. Banyak warga pulang ke kampung halaman atau berlibur, sehingga stasiun-stasiun Daop 1 Jakarta menjadi padat.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat 41.534 penumpang kereta jarak jauh yang tiba di stasiun-stasiun wilayah ini pada Senin. Jumlah keberangkatan tercatat 32.745 pelanggan. “Puncak arus balik terjadi pada hari ini dengan jumlah kedatangan mencapai 41.534 pelanggan. Sementara jumlah keberangkatan tercatat sebanyak 32.745 pelanggan,” kata Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta.

Distribusi kedatangan menyoroti beberapa stasiun utama:

Untuk mengakomodasi mobilitas tinggi antara 25 Mei 2026 hingga 2 Juni 2026, KAI Daop 1 Jakarta mengeksekusi 77 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) setiap harinya. Armada terdiri dari 68 KA reguler, 8 KA tambahan berangkat dari Stasiun Gambir, dan 1 KA tambahan dari Stasiun Pasar Senen. Dari total kapasitas 363.631 kursi, tiket terjual mencapai 286.543 lembar, sehingga tingkat okupansi mencapai 79%.

Penjualan tiket KAJJ terbagi per kelas layanan:

  • Kelas Eksekutif: 119.223 tiket terjual (kapasitas 178.524 tempat duduk)
  • Kelas Ekonomi Komersial: 132.582 tiket terjual (kapasitas 152.422 tempat duduk)
  • Kelas Ekonomi PSO (Subsidi): 34.738 tiket terjual (kapasitas 32.685 tempat duduk)

Selama liburan, banyak penumpang memilih kota-kota besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur sebagai tujuan. “Kota-kota tujuan tersebut secara konsisten menjadi destinasi favorit pelanggan pada masa libur panjang. Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas kemacetan,” ujar Franoto.

Antusiasme tidak hanya terlihat pada kereta jarak jauh. Layanan kereta lokal juga meroket. Untuk KA Lokal Pangrango (relasi Bogor‑Sukabumi PP), KAI Jakarta menyediakan 33.120 tempat duduk, namun pemesanan melebihi kapasitas, mencapai 33.125 tiket. Sementara itu, KA Siliwangi (relasi Cipatat‑Sukabumi PP) memiliki 17.172 kursi, dengan total tiket dipesan 12.369 lembar.

Manajemen KAI Daop 1 Jakarta menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran arus balik agar penumpang dapat sampai ke rumah dengan selamat. “Pemeriksaan sarana dan prasarana dilakukan secara intensif, didukung kesiapan petugas operasional di lapangan untuk memastikan perjalanan kereta api tetap andal dan selamat,” tuturnya.

Pergerakan penumpang ini menandai pola umum liburan panjang di Indonesia: arus besar menuju kampung halaman, penggunaan kereta api sebagai moda utama, dan upaya operasional yang intensif untuk menanggapi permintaan tinggi. Dengan kapasitas dan layanan yang terkoordinasi, KAI Daop 1 Jakarta berhasil menampung lebih dari setengah juta penumpang selama periode liburan, menunjukkan betapa pentingnya transportasi kereta dalam menjaga mobilitas masyarakat.

Libur panjang Idul AdhaPenumpang KAI Daop 1 JakartaStasiun GambirTingkat okupansi 79%Layanan kereta lokalTransportasi kereta apiMobilitas masyarakat

Komentar

Memuat komentar...