Kebocoran Atap Gate 7 SIAH Berhenti, Operasional Lancar

Hendra M. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 57 dibaca
Bisik.id
Kebocoran Atap Gate 7 SIAH Berhenti, Operasional Lancar

Gambar atau konten salah?

PT Angkasa Pura Indonesia mengklarifikasi video yang beredar di media sosial. Video itu menunjukkan atap area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 di Bandara Internasional Soekarno‑Hatta jebol saat hujan lebat.

Yudistiawan, Wakil Kepala Komunikasi dan Hukum Bandara Internasional Soekarno‑Hatta, menegaskan bahwa kejadian tersebut memang terjadi. Ia menjelaskan bahwa kebocoran hanya terjadi di satu titik dan berlangsung singkat.

"Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit," kata Yudistiawan. Ia menambahkan bahwa petugas operasional bandara segera menanggapi, membersihkan, dan membatasi area yang terdampak. Area tersebut kini bersih dan situasi telah kembali kondusif. Operasional bandara tetap berjalan lancar.

Seluruh fasilitas sisi udara, termasuk landasan pacu, taxiway, dan apron, dinyatakan dalam kondisi baik. Tidak ada genangan yang mengganggu pergerakan pesawat.

Hujan lebat hari ini juga memengaruhi beberapa penerbangan, khususnya pada fase pendaratan. Menurut data dari Airport Operation Control Center (AOCC), tercatat:

  • 12 penerbangan dialihkan (divert) ke bandara lain
  • 14 penerbangan melakukan prosedur holding
  • 13 penerbangan melakukan go around
  • 1 penerbangan kembali ke apron (Return to Apron/RTA)

Yudistiawan menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai, dan semua stakeholder terkait. Tujuannya memastikan operasi penerbangan tetap aman, tertib, dan terkendali meski cuaca kurang kondusif.

Personel bandara bekerja 24 jam, memantau semua fasilitas termasuk infrastruktur bangunan. Ketika ada kemungkinan gangguan, area sekitar akan disterilisasi dari penumpang dan pekerja bandara untuk meminimalisir dampak.

Pengguna jasa bandara diimbau untuk selalu memantau perkembangan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai atau layar informasi di bandara. Mereka juga disarankan datang lebih awal guna mengantisipasi penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca.

Dengan langkah-langkah cepat dan koordinasi yang solid, PT Angkasa Pura Indonesia memastikan bahwa meski terjadi kebocoran atap, keselamatan penumpang dan operasional bandara tetap terjaga. Kejadian ini menegaskan pentingnya kesiapan dan respons cepat dalam menghadapi cuaca ekstrem di bandara.

PT Angkasa Pura IndonesiaBandara Internasional Soekarno‑Hattaatap jebolhujan lebatAirport Operation Control Centerkeamanan penerbangankoordinasi AirNav Indonesiaoperasional bandara 24 jam

Komentar

Memuat komentar...