Kelas Personal Branding Erwin Parengkuan, 22 Juli
Gambar atau konten salah?
Pernah merasa sudah bekerja keras, tapi atasan atau klien seolah tidak melihat? Bisa jadi masalahnya bukan pada kemampuan Anda. Mungkin personal branding yang belum terbentuk dengan baik. Sebuah kelas online bersama Erwin Parengkuan hadir untuk membantu Anda tampil berbeda dan diingat, bukan sekadar menjadi orang yang lewat begitu saja.
Di kelas ini, peserta akan mempelajari framework Authenticity vs Inauthenticity. Framework ini berguna untuk membangun kepercayaan dalam jangka panjang. Selain itu, ada enam komponen utama personal branding yang membentuk citra diri yang kuat. Erwin Parengkuan juga akan mengajarkan Formula 2+1, sebuah cara merancang unique value proposition agar Anda berbeda dari kandidat atau kompetitor lain di bidang yang sama.
Peserta juga akan memahami The Science of Storytelling. Ini adalah alasan ilmiah mengapa otak manusia lebih mudah mengingat cerita dibandingkan sekadar deretan data. Wawasan ini bisa langsung dipraktikkan untuk personal branding dalam karier, baik Anda seorang content creator, entrepreneur, atau profesional kantoran.
Erwin Parengkuan dikenal sebagai ahli yang sudah lama berkecimpung di dunia komunikasi dan personal branding. Ia tidak hanya memberikan teori, tetapi juga wawasan praktis yang bisa langsung diterapkan setelah sesi kelas selesai. Sesi belajarnya bersifat interaktif, sehingga peserta bisa langsung bertanya soal kasus personal branding yang mereka hadapi sendiri, entah itu soal media sosial, wawancara kerja, atau positioning sebagai entrepreneur.
Kelas ini akan berlangsung pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 19.00 sampai 21.00 WIB, secara online. Setiap peserta akan mendapatkan e-certificate, rekaman kelas, buku "Your Brand, Your Story" karya Erwin Parengkuan, hingga kesempatan publikasi di artikel. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan yang tersedia.
Kelas ini menawarkan pendekatan langsung pada praktik, bukan sekadar teori. Dengan mengikuti sesi ini, peserta diharapkan bisa membangun personal branding yang membuat mereka diingat, bukan dilupakan. Semua materi dirancang untuk langsung diterapkan dalam situasi nyata, baik untuk melamar kerja, membangun bisnis, atau memperkuat posisi di perusahaan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Subsidi Elpiji Tembus Rp100 Triliun Akibat ICP Naik
Pertamina Minta Warga Tak Timbun BBM Bersubsidi di Bali
Pertamina Tambah Pasokan BBM di Bali, SPBU 24 Jam
BEI Tetapkan 19 Saham Baru dalam Kategori HSC
MSCI Putuskan Tinjauan Indeks November 2026, Indonesia Masih Emerging Market
IHSG Menguat 0,29% ke 5.943, BBCA Topang Kenaikan
