Kepanikan Akun PCMB Belum Diverifikasi di SMAN 4 Bandung

Sinta R. · 3 min baca · 2 jam lalu · 28 dibaca
Bisik.id
Kepanikan Akun PCMB Belum Diverifikasi di SMAN 4 Bandung

Gambar atau konten salah?

Hari terakhir Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) tingkat SMA/SMK di Jawa Barat menimbulkan kepanikan di kalangan orang tua siswa. Sejak pagi 08 Juni 2026, banyak orang tua menumpuk di SMAN 4 Bandung, berusaha memastikan proses pendaftaran anak mereka berjalan lancar.

Ketegangan ini berakar pada fakta bahwa hingga hari terakhir masih banyak akun calon murid yang belum terverifikasi. Di sisi lain, sejumlah orang tua mengeluhkan kesulitan mengakses situs Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Kondisi ini memaksa mereka datang langsung ke sekolah untuk mencari kepastian.

Di antara pengunjung, Ning Handayani, warga Jalan Peta, Kota Bandung, hadir karena putranya mendaftar ke SMAN 4 Bandung melalui jalur prestasi. Ning mengaku sempat cemas karena hingga pagi 08 Juni 2026 akun anaknya belum terverifikasi, meski seluruh berkas sudah diunggah sejak awal pendaftaran.

“Barusan saja diverifikasi. Saya menyelesaikan PCMB tanggal 02 Juni 2026 dan sekarang sudah hari terakhir. Jadi deg-degan, apalagi saya bekerja,” kata Ning.

Ia bahkan harus mengambil cuti kerja lebih dari satu kali demi mengawal proses pendaftaran anaknya. Menurut Ning, proses tahun ini terasa jauh lebih rumit dibandingkan saat anaknya masuk SMP beberapa tahun silam.

“Kemarin saya sampai cuti, sekarang cuti lagi. Benar-benar deg-degan. Sampai harus cuti untuk mengurus sekolah anak,” ujarnya.

“Waktu masuk SMP tidak seribet ini. Kemarin waktu daftar PCMB web-nya error. Tanggal 02 Juni 2026 saya juga cuti untuk mengurus pendaftaran. Tadi pagi belum diverifikasi makanya saya datang ke sini. Alhamdulillah sekarang sudah terverifikasi,” lanjutnya.

Keluhan serupa, kata Ning, juga banyak ia dengar dari para orang tua lain. “Di tempat kerja juga banyak yang mengeluh. Orang tua pada pusing memikirkan anak mau masuk SMA. Terutama ibu-ibu,” tuturnya.

Setelah proses verifikasi selesai, Ning kini hanya bisa menunggu hasil seleksi yang akan diumumkan pada 12 Juni 2026. “Tinggal menunggu hasil tanggal 12 Juni 2026. Kalau tidak diterima di sini, kami masih punya pilihan kedua di SMAN 11 Bandung,” katanya.

Pipit, orang tua calon murid yang mendaftar melalui jalur domisili di SMAN 4 Bandung, juga merasakan kecemasan. Ia nekat mendatangi sekolah karena akun anaknya tak kunjung terverifikasi sejak beberapa hari terakhir.

“Belum diverifikasi sejak tanggal 03 Juni 2026. Makanya saya datang ke sini untuk menanyakan langsung,” ujar Pipit.

Meski demikian, ia akhirnya mendapat penjelasan dari pihak sekolah bahwa proses verifikasi masih terus berjalan. “Tadi dijelaskan aman dan diminta menunggu saja sampai besok,” katanya.

Menanggapi gelombang keluhan tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 4 Bandung, Didi Rosadi, mengakui masih terdapat sejumlah persoalan teknis yang dikeluhkan masyarakat pada hari terakhir pendaftaran. Menurutnya, aduan paling dominan berkaitan dengan akun pendaftar yang statusnya belum terverifikasi.

“Pada pelaksanaan PCMB ini kami memang menerima keluhan dari masyarakat terkait data yang belum terverifikasi. Kami terus menyampaikan bahwa proses verifikasi masih berlangsung sampai hari terakhir,” kata Didi.

“Keluhan lainnya berasal dari jalur prestasi akademik. Ada beberapa peserta yang nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) mereka belum muncul dalam sistem dan itu sudah kami laporkan ke Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Didi pun tak menampik adanya kendala teknis yang sempat mengganggu jalannya proses pendaftaran. “Untuk kendala teknis memang ada. Sistem sempat mengalami gangguan. Bahkan sejak Minggu malam sekitar pukul 23.00 sampai pukul 07.00 pagi tadi dilakukan maintenance,” katanya.

Meski pendaftaran resmi ditutup pada 08 Juni 2026, pihak sekolah menjamin proses verifikasi akan terus dikebut untuk merampungkan seluruh berkas yang masuk. “Kami berkomitmen proses verifikasi tetap berjalan. Kami masih diberi kesempatan sampai tanggal 09 Juni 2026 untuk menyelesaikan verifikasi, meskipun pendaftaran berakhir hari ini. Semua akan kami kejar,” tegas Didi.

Hingga 07 Juni 2026, jumlah pendaftar PCMB di SMAN 4 Bandung menembus angka 2.200 orang. Padahal, sekolah yang berlokasi di Jalan Gardujati tersebut hanya menyediakan kuota 288 kursi untuk seluruh jalur penerimaan.

Tahun ini SMAN 4 Bandung memang mendapatkan tambahan kuota penyangga sebanyak 48 kursi, tetapi jumlah peminat tetap melampaui daya tampung yang tersedia. Dari total pendaftar tersebut, 70% di antaranya diklaim telah terverifikasi. Pihak SMAN 4 Bandung akan mengejar sisa proses verifikasi hingga 09 Juni 2026.

“Yang sudah terverifikasi 70 persen, sisa 30 persen lagi,” singkat Kepala SMAN 4 Bandung, Tuti Kurniawati.

Situasi ini menunjukkan betapa proses pendaftaran di sekolah menengah atas di Indonesia seringkali dipenuhi tantangan teknis dan administratif. Para orang tua harus menyesuaikan jadwal kerja, menunggu konfirmasi, dan bersiap menghadapi ketidakpastian hingga keputusan akhir diumumkan. Dengan kuota terbatas dan permintaan tinggi, tekanan pada sistem dan staf sekolah menjadi faktor penting yang memengaruhi pengalaman calon siswa dan keluarga mereka.

PCMBSMAN 4 Bandungverifikasi akunSPMBketegangan orang tuakuota terbatasteknis pendaftaran

Komentar

Memuat komentar...