Polisi Selidiki Kasus Anak 9 Tahun Tewas Anjing Pemburu

Wati N. · 2 min baca · 1 jam lalu · 27 dibaca
Bisik.id
Polisi Selidiki Kasus Anak 9 Tahun Tewas Anjing Pemburu

Gambar atau konten salah?

Di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, seorang bocah berusia 9 tahun tewas setelah diduga diserang anjing pemburu. Kejadian ini mengguncang warga setempat pada 08 Juni 2026.

Polisi memulai penyelidikan sehari setelah tragedi. Kapolsek Jasinga, AKP Agus Hidayat, mengumumkan bahwa 43 pemburu telah diamankan untuk dimintai keterangan. Mereka tidak hanya berada di lokasi kejadian, tetapi juga di beberapa titik di sekitar hutan Kampung Tipar. “Jadi tidak hanya di lokasi kejadian, tapi juga di sekitar hutan,” ujar Agus.

Selain memeriksa para pemburu, aparat juga mengamankan kendaraan dan anjing yang diperkirakan terlibat. Dari operasi tersebut, polisi menyita 24 kendaraan roda empat dan empat sepeda motor, serta beberapa ekor anjing pemburu. “Kami amankan dari beberapa tempat,” jelas Agus.

Para pemburu yang diperiksa berasal dari berbagai daerah di Bogor Barat. Beberapa bahkan datang dari luar Pulau Jawa untuk berburu babi hutan di kawasan tersebut. Meskipun penyelidikan masih berlangsung, Agus menegaskan bahwa petugas sudah menemukan petunjuk penting. “Sudah mengerucut dan ada titik terangnya,” tegasnya.

Polisi juga menelusuri keberadaan anjing-anjing yang digunakan. Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa anjing yang dibawa para pemburu bukanlah ras khusus yang biasa dipakai berburu. “Anjing biasa, anjing kampung. Enggak ada kayak anjing yang biasa dipelihara khusus gitu,” kata Agus.

Informasi dari saksi di lokasi menjadi bagian penting. Polisi mengumpulkan deskripsi ciri-ciri anjing yang diduga menyerang korban hingga meninggal. Hingga kini, penyidik masih mencocokkan keterangan saksi dengan hasil pemeriksaan terhadap para pemburu dan anjing yang diamankan.

Polisi berharap rangkaian pemeriksaan ini dapat mengungkap secara pasti bagaimana tragedi terjadi dan siapa pihak yang harus bertanggung jawab. Penyelidikan masih berlangsung, namun langkah awal sudah menunjukkan arah yang lebih jelas.

Keseluruhan proses ini menyoroti pentingnya koordinasi antara aparat dan masyarakat dalam menangani kasus perburuan liar. Dengan data yang terkumpul, diharapkan identitas pelaku dapat terungkap dan keadilan dapat ditegakkan bagi keluarga korban.

anak 9 tahunanjing pemburupemburupenyelidikan polisihutan Kampung TiparKecamatan Jasingakejahatan berburu liar

Komentar

Memuat komentar...