Kereta Wisata DMZ Buka, Turis Saksikan Kehidupan Perbatasan
Gambar atau konten salah?
Korea Selatan telah membuka kembali rute kereta wisata di perbatasan dengan Korea Utara. Pada 10 April 2026, turis dapat menumpang kereta tersebut dan melihat kehidupan di wilayah perbatasan. Rute ini memberi kesempatan bagi orang asing untuk merasakan suasana yang biasanya tersembunyi.
Menurut Menteri Unifikasi Chung Dong-young, layanan ini merupakan langkah awal menuju perdamaian dengan Pyongyang. Ia menyatakan pada 13 April 2026, “Dimulainya kembali layanan kereta api adalah titik awal kecil menuju pembangunan perdamaian sehari‑hari, memungkinkan orang untuk merasakannya dalam kehidupan sehari‑hari mereka,” ujar Chung.
Stasiun Dorasan adalah ujung paling utara jaringan kereta Korea Selatan di perbatasan. Stasiun ini dibangun setelah pertemuan puncak tahun 2000, ketika para pemimpin kedua negara sepakat menghubungkan jalur kereta mereka. Sebelum penutupan, jalur ini pernah digunakan untuk mengangkut barang ke dan dari Kompleks Industri Kaesong, kawasan pabrik bersama yang ditutup pada 2016.
Kereta barang yang melewati Dorasan membawa material dan barang jadi antara kedua negara. Namun, pada akhir 2019, layanan wisata dihentikan karena pandemi Covid‑19. Sejak saat itu, akses publik ke zona demiliterisasi (DMZ) menjadi terbatas.
Reopening ini terjadi saat Korea Selatan terus berupaya melanjutkan dialog dengan Korea Utara guna mengurangi ketegangan militer. Meski Pyongyang sering menolak, pemerintah tetap optimis. “Hanya perdamaian dan hidup berdampingan, serta rekonsiliasi dan kerja sama, yang merupakan jalan menuju kemakmuran bersama bagi Korea Selatan dan Korea Utara, bukan permusuhan dan konfrontasi yang tidak berharga,” tambah Chung.
Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa kedua negara dapat membangun hubungan baru yang mengakomodasi perubahan situasi internasional dan kepentingan nasional masing‑masing. Ia berharap jalur kereta api dapat dihubungkan kembali di masa depan.
Kereta ini diberi nama DMZ Peace Link dan berangkat dari Stasiun Seoul. Ia berhenti di Unjeong dan Imjingang sebelum mencapai Dorasan. Di sana, penumpang dapat mengunjungi pos pengamatan terdekat dan desa wisata. Operasionalnya dimulai pada Jumat kedua dan keempat setiap bulan hingga Mei, lalu diperluas menjadi setiap Jumat mulai Juni.
Di depan, pemerintah, pemerintah daerah, dan badan perkeretaapian berencana menambah destinasi wisata di sekitar stasiun perbatasan. Program ini bertujuan mempromosikan perdamaian di Semenanjung Korea. Dengan menambah rute dan fasilitas, diharapkan lebih banyak orang dapat merasakan kedamaian yang nyata.
Perjalanan ini memungkinkan wisatawan menyeberangi Garis Kontrol Sipil, batas yang biasanya tidak dapat diakses publik. Meskipun masih terbatas, langkah ini menandai upaya kecil namun nyata menuju hubungan yang lebih baik antara Korea Selatan dan Korea Utara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
