Labuan Bajo Siap Tambah Destinasi Komodo di 17 Pulau Riung
Gambar atau konten salah?
Labuan Bajo dikenal sebagai tujuan wisata Komodo, namun pemerintah daerah mulai menyiapkan destinasi alternatif di sekitar wilayah tersebut.
Salah satu proyek adalah Taman Wisata Alam 17 Pulau Riung di Kabupaten Ngada. Tempat ini memiliki populasi komodo sekitar 100 ekor yang tersebar di pulau-pulau kecil.
Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa pengembangan ini memerlukan studi tentang pakan alami komodo. Ia mengatakan, “Pertama adalah ada Taman Wisata Alam Riung 17 pulau di Ontoloi, yang di situ ada populasi 100 ekor komodo,” kata Rohmat Marzuki saat diskusi dengan Komisi IV DPR RI dan pelaku pariwisata di Labuan Bajo, Jumat (24/4). “Tetapi memang kita perlu mengkaji terkait dengan pakan alaminya. Nah, ke depan harapan kami itu bisa menjadi pengembangan wisata alternatif,” imbuh dia.
Golo Mori, Kecamatan Komodo, juga menjadi fokus. Di sana terdapat komodo yang dapat dikembangkan untuk konservasi ex situ. Lokasi ini hanya 25 kilometer dari Labuan Bajo.
Rohmat menjelaskan, “Di Golo Mori, Kecamatan Komodo, terdapat komodo yang bisa juga dikembangkan untuk konservasi ex situ. Lokasinya hanya berjarak 25 kilometer saja dari Labuan Bajo.” “Di bawahnya itu ada potensi komodo. Harapannya nanti di Golo Mori juga kita bisa kembangkan konservasi ex situ untuk wisata komodo alternatif,” jelas Rohmat.
Pulau Longos, Kecamatan Boleng, menjadi pilihan lain. Tempat ini dapat dicapai dalam 45 menit dengan kapal cepat dari Labuan Bajo.
Untuk mewujudkan destinasi alternatif ini, kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan stakeholder lain menjadi kunci. Rohmat menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor.
“Kini sudah saatnya mulai memikirkan wisata alternatif di luar kawasan TN Komodo. Namun untuk mewujudkan ini diperlukan kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan stakeholder lainnya.” “Kita juga harus berpikir wisata-wisata alternatif di daratan pulau Flores dan tentunya ini perlu juga kolaborasi dengan pemerintah daerah,” tutup Rohmat.
Dengan menambah destinasi di luar taman nasional, Labuan Bajo dapat memperluas penawaran wisata, menjaga populasi komodo, dan meningkatkan pendapatan daerah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Trans Luxury Hotel Surabaya Buka, Soft Opening Rp999.000
Jatiluwih: Turis Asia Domestik Naik, Barat Turun Pasar Konflik
Pendaki Terjatuh di Gunung Semeru, Evakuasi Sempat Lama
Allo PayLater dan Allo Prime Diskon 20% di Trans Studio
Prabowo Aktifkan Bandara Husein, Bandara Kertajati Terancam
Bandara Husein Siap Kembali, Kertajati Tertinggal
