Laura Orrico Lahir Putri Sendiri Usia 48 Tahun Di Surabaya
Gambar atau konten salah?
Laura Orrico, yang kini berusia 49 tahun, menjadi ibu pertama kali di dunia setelah menunggu lebih dari dua dekade. Ia memutuskan untuk memulai kehamilan sendiri pada usia 48 tahun dengan menggunakan sperma mendiang suaminya, Ryan, yang meninggal akibat komplikasi tumor otak 10 tahun lalu. Sebelum kepergiannya, pasangan ini telah memutuskan untuk membekukan sperma pada tahun 2007, menyiapkan satu langkah yang kini menjadi kenyataan.
Prosedur kehamilan yang dilakukan Laura bersifat kehamilan seorang diri. Ia menjalani rangkaian medis yang panjang, termasuk proses induksi sebelum akhirnya tim medis memutuskan untuk melakukan operasi caesar. Selama perjalanan, ia pernah mengalami lima kali keguguran, menambah beban emosional yang harus dihadapi. "Rasanya seperti mimpi dan sangat membahagiakan. Setelah pergulatan batin antara melakukan ini sendirian, tetap berharap menemukan pasangan, serta riwayat lima kali keguguran bertahun-tahun lalu, akhirnya aku memiliki bayi cantikku," kata Laura kepada People. "Dan juga membawa bagian dari warisan mendiang suamiku (dia meninggal 10 tahun lalu), karena aku menggunakan spermanya yang dibekukan, adalah berkah yang begitu indah, tambahnya."
Berita bahagia datang ketika putri mereka, Aviana, lahir pada 5 Februari 2024. Kelahiran tersebut disambut penuh haru oleh keluarga dan sahabat kedua belah pihak. Meskipun proses persalinan tidak mudah, Laura tetap menunjukkan ketabahan. Ia memuji dukungan tim medis dan keluarga yang selalu berada di sisinya, menandai momen penting dalam perjalanan hidupnya.
Pengalaman Laura sebagai caregiver bagi anggota keluarga yang sakit kronis di masa lalu menjadi modal mental yang kuat. Ia menilai bahwa tantangan ini telah mempersiapkannya untuk peran baru sebagai orang tua tunggal. Kelahiran Aviana menegaskan bahwa ketekunan, dukungan emosional, dan keputusan medis yang tepat dapat membuka pintu kebahagiaan, bahkan ketika waktu terasa lambat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Petani Viral: Cabai Diberi Paracetamol, Kementan Peringatkan
Cuaca Cerah di Bandung, Akhir Pekan Nyaman untuk Semua
Bendungan Cidadap Jebol, Petani Kebonpedes Tanpa Air Panen
Koperasi Desa Lengkong Gencar Budidaya Cabai Merah Tanjung
DPRD Bandung Setujui Perda Ketertiban dan Ketentraman
Bencana banjir di Surabaya, ribuan rumah hancur total
Berita Terbaru
Jokowi Tak Halangi Hukum Roy Suryo dan dr Tifa, Siap Jadi Saksi
6 Tanda Gula Darah Tinggi di Pagi Hari yang Sering Diabaikan
Finlandia Kembali Jadi Negara Peminum Kopi Terbanyak di Dunia
Biaya BPIF IPB 2026: Rp0 hingga Rp100 Juta, Cek Jadwal Pengumuman
PLN Akui Dua Unit Pembangkit Besar Gangguan, Picu Pemadaman Bergilir
Buruh Bangunan di Hanoi Alami Gagal Ginjal Akut Usai 11 Jam di Bawah Terik
LDA Daftarkan Nama Paku Buwono XIV ke HAKI
Brasil vs Haiti: Duel Hidup Mati di Grup C
