LPG 3kg Subsidi Tetap, 12kg Ditujukan Mampu: Menteri Bahlil

Dani L. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 65 dibaca
Bisik.id
LPG 3kg Subsidi Tetap, 12kg Ditujukan Mampu: Menteri Bahlil

Gambar atau konten salah?

Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, mengomentari kenaikan harga LPG 12 kg pada 17 April 2026 di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

Ia menegaskan bahwa LPG 12 kg ditujukan bagi yang mampu. “Saya mau tanya, kalau nonsubsidi itu untuk orang kaya atau untuk orang susah? Ya udah orang mampu, kan gini lho bos, negara itu hadir untuk membantu semua rakyat, tetapi prioritasnya itu adalah kepada saudara-saudara kita yang tidak mampu. Kalau yang mampu, ya harusnya dia berkontribusi untuk saling membantu itu aja kok,” ujar Bahlil.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa harga LPG 3 kg yang disubsidi tidak akan naik. “Kalau yang subsidi tetap (LPG 3 kg). Saya hanya bisa menjamin harga subsidi karena itu adalah perintah Presiden dan perintah juga aturan. Jadi itu ya,” terang Bahlil.

Ia menambahkan, “Jadi kalau masa contoh model kayak orang kaya, ya masa orang kaya pendapatannya di atas Rp 500 juta per bulan disuruh pakai LPG 3 kilo? Sorry ye,” katanya.

Bahlil juga mengingatkan masyarakat yang mampu tidak membeli LPG 3 kg. Ia menegaskan bahwa stok LPG saat ini aman meski kebutuhan Indonesia masih banyak bergantung pada impor. “Alhamdulillah kita dengan Pertamina, dengan kami di ESDM dan semua pemangku kepentingan selalu melakukan konsolidasi untuk mencari alternatif-alternatif terbaik. Dan sekarang posisi LPG kita di atas standar minimum nasional. Jadi insyaallah clear,” tutur Bahlil.

Dengan kata lain, pemerintah menjaga harga LPG 3 kg tetap stabil sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, sementara konsumen yang mampu diharapkan dapat membantu yang tidak mampu. Stok LPG terjaga, dan negara tetap berusaha menyeimbangkan kebutuhan domestik dengan ketergantungan impor.

Bahlil LahadaliaLPG 12 kgLPG 3 kg subsidiESDMPertaminaketergantungan imporstandar minimum nasional

Komentar

Memuat komentar...