Mahasiswa UIN Jember Raih S2 1 Tahun 8 Bulan, IPK 4,00

Fandi R. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Mahasiswa UIN Jember Raih S2 1 Tahun 8 Bulan, IPK 4,00

Gambar atau konten salah?

Sejumlah wisudawan dan wisudawati mencuri perhatian dalam upacara kelulusan program sarjana dan magister di Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember. Mereka tidak hanya menyandang gelar, tetapi juga membawa prestasi yang tak biasa.

Ada yang menuntaskan studi magister hanya dalam waktu 1 tahun 8 bulan dengan IPK sempurna 4,00. Ada pula yang lulus sebagai penghafal Al-Qur'an 30 juz. Satu wisudawan bahkan berhasil meraih gelar doktor dalam 2 tahun 7 bulan—jauh di bawah rata-rata yang biasanya 3 hingga 4 tahun.

Nama Silvia Yulianti dari Program Studi Magister Hukum Keluarga menjadi yang pertama disebut. Ia dinobatkan sebagai wisudawan terbaik. Bukan hanya karena IPK-nya yang sempurna, tetapi juga karena ia menyelesaikan penelitian dengan cepat dan tepat. Pihak kampus menilai dedikasi dan disiplin Silvia sangat memukau.

Dari sisi hafalan Al-Qur'an, dua mahasiswi dari Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora, yakni Nur Aisyah Rizqi Maulida dan Lutfina Muzayyanah, berhasil menjadi hafidz 30 juz. Mereka dinilai mampu konsisten mendalami Al-Qur'an di tengah tuntutan akademik yang padat. Penghargaan tahfidz ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas keberhasilan mereka dalam memperkuat kompetensi keagamaan.

Di jenjang sarjana, Hijjatul Leny Dwi Peha dari Program Studi Tadris Matematika menyelesaikan S1 dalam 3 tahun 6 bulan dengan IPK 3,90. Ia mendapat predikat ini karena bisa menyelesaikan pendidikan lebih cepat dari mahasiswa pada umumnya. Pihak kampus berharap prestasi Leny bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain agar tidak menyia-nyiakan waktu belajar. Ia menjadi contoh bahwa mahasiswa harus aktif, produktif, dan terarah.

Dari jenjang doktor, Samson Hidayat dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam ikut menjadi wisudawan terbaik. Saat rata-rata mahasiswa doktor menyelesaikan studi dalam 3-4 tahun, ia berhasil merampungkannya hanya dalam 2 tahun 7 bulan dengan IPK 3,87. Kinerja Samson menunjukkan kualitas akademik sekaligus produktivitas riset yang baik.

"Melalui penghargaan ini, UIN KHAS Jember berharap semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk mengembangkan potensi secara utuh, baik dalam bidang akademik, penelitian, maupun penguatan karakter dan nilai-nilai keislaman," tulis UIN KHAS Jember dalam pernyataan resmi.

Prestasi-prestasi ini menunjukkan bahwa kombinasi antara disiplin akademik dan penguatan nilai keagamaan bisa berjalan beriringan. Para wisudawan ini membuktikan bahwa menyelesaikan studi lebih cepat bukan sekadar soal kecepatan, tetapi juga soal komitmen dan fokus yang tinggi.

wisudawan berprestasiIPK sempurnahafidz Al-Qur'anstudi cepatUIN KHAS Jembergelar doktorinspirasi akademik

Komentar

Memuat komentar...