Mei 2026: Dua Purnama Flower dan Blue Moon di Indonesia

Ika P. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 151 dibaca
Bisik.id
Mei 2026: Dua Purnama Flower dan Blue Moon di Indonesia

Gambar atau konten salah?

Di bulan Mei 2026, langit Indonesia akan menyuguhkan dua purnama yang jarang sekaligus menawan bagi para pengamat langit. Pertama, purnama yang dikenal sebagai Flower Moon, kemudian diikuti oleh purnama kedua yang dinamakan Blue Moon. Kedua peristiwa ini menandai keunikan astronomi yang tak sering terjadi dalam satu bulan.

Menurut data astronomi, purnama pertama terjadi pada 01 Mei 2026 pukul 17.23 UTC atau 00.23 WIB pada tanggal 02 Mei 2026. Fenomena ini dinamai Flower Moon karena berkaitan dengan musim bunga yang mekar di bulan Mei. Banyak budaya asli Amerika juga mengenal bulan ini dengan sebutan lain seperti Budding Moon, Egg Laying Moon, dan Planting Moon.

Selanjutnya, purnama kedua muncul pada 31 Mei 2026 pukul 08.45 UTC atau 15.45 WIB. Pada tanggal ini, purnama diberi nama Blue Moon. Blue Moon ini merupakan purnama mikro paling jauh sepanjang tahun 2026, dengan ukuran sekitar 7 persen lebih kecil dibandingkan purnama rata‑rata.

Berikut jadwal lengkap purnama di bulan Mei 2026:

  • Flower Moon: 02 Mei 2026, pukul 00.23 WIB
  • Blue Moon: 31 Mei 2026, pukul 15.45 WIB

Istilah Blue Moon memiliki dua arti. Pertama, Blue Moon musiman terjadi ketika ada purnama ketiga dalam satu musim astronomi yang biasanya memiliki empat purnama. Kedua, Blue Moon bulanan berarti purnama kedua dalam satu bulan kalender. Pada 31 Mei 2026, yang terjadi adalah Blue Moon bulanan karena bulan Mei mengandung dua purnama.

Asal usul nama Blue Moon tidak selalu berkaitan dengan warna biru. Beberapa penjelasan menyebutkan bahwa istilah ini mungkin berasal dari perubahan warna bulan akibat abu atau asap letusan gunung berapi. Versi lain mengaitkannya dengan istilah lama yang berarti sesuatu yang jarang atau tidak mungkin terjadi.

Blue Moon bulanan muncul karena siklus purnama berlangsung sekitar 29,5 hari, sedikit lebih pendek dari rata‑rata panjang bulan dalam kalender Gregorian. Hal ini memungkinkan dua purnama muncul dalam satu bulan. Sebaliknya, Blue Moon musiman lebih jarang, dengan catatan sekitar 408 kejadian musiman dan 456 kejadian bulanan dalam rentang 1100 tahun (1550‑2650). Kedua jenis Blue Moon biasanya muncul setiap dua hingga tiga tahun sekali.

Fenomena purnama yang benar-benar berwarna biru sangat langka. Biasanya, warna biru muncul akibat efek atmosfer seperti abu vulkanik, asap, atau partikel udara yang mengubah tampilan bulan.

Berikut beberapa cara praktis untuk menikmati purnama Mei 2026:

  • Pilih waktu observasi yang tepat. Waktu terbaik adalah sesaat setelah bulan terbit di cakrawala timur, sekitar maghrib. Pada posisi rendah di dekat cakrawala, terjadi ilusi optik yang membuat bulan tampak lebih besar dan berwarna keemasan.
  • Cari lokasi minim polusi cahaya. Pilih area terbuka seperti lapangan, dataran tinggi, bukit, atau pesisir pantai. Pastikan tidak ada lampu perkotaan, gedung bertingkat, atau pepohonan lebat yang menghalangi pandangan.
  • Gunakan alat bantu. Meskipun purnama dapat dilihat dengan mata telanjang, binokular atau teleskop kecil membantu melihat detail kawah di permukaan bulan.
  • Siapkan perangkat fotografi. Kamera DSLR atau smartphone dengan mode malam atau astrofotografi sangat cocok. Tripod membantu menjaga kestabilan lensa agar foto tidak buram.

Dengan persiapan yang tepat, para pengamat langit dapat menikmati keindahan Flower Moon pada 02 Mei dan Blue Moon pada 31 Mei. Kedua purnama ini menambah keajaiban alam yang dapat dilihat tanpa perlu alat canggih, namun perlengkapan tambahan dapat memperkaya pengalaman.

Keberadaan dua purnama dalam satu bulan menandai kesempatan langka bagi siapa saja yang ingin menyaksikan keindahan langit. Momen ini tidak hanya menarik bagi para astronom amatir, tetapi juga bagi siapa saja yang menghargai keindahan alam. Dengan mengikuti panduan sederhana di atas, setiap orang dapat merasakan keajaiban bulan purnama yang bersinar di langit Indonesia pada bulan Mei 2026.

Purnama Mei 2026Flower MoonBlue MoonLangit IndonesiaObservasi PurnamaAstronomiFenomena Blue Moon

Komentar

Memuat komentar...