Menteri Keuangan Tegaskan Tutup Pabrik Rokok Ilegal Mei 2026

Lina F. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
Menteri Keuangan Tegaskan Tutup Pabrik Rokok Ilegal Mei 2026

Gambar atau konten salah?

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, mengirimkan ultimatum kepada produsen rokok ilegal. Ia menuntut mereka segera beralih ke jalur legal. Jika tidak, pabrik rokok tersebut akan ditutup.

Menurut Purbaya, produk rokok ilegal dapat menambah pendapatan negara. Ia menegaskan bahwa peralihan harus selesai paling lambat Mei 2026. “Kita sih pengennya Mei, itu paling telat sudah jalan supaya pendapatan ke kita masuk. Dan saya bisa betul-betul larang rokok‑rokok yang ilegal, saya tutup betulan nanti karena mereka kita kasih kesempatan kan untuk main di pasar yang legal. Kalau nggak mau, kita tutup,” ujarnya di Kejaksaan Agung, Jakarta, 10 April 2026.

Legalisasi rokok ilegal masih dalam pembahasan bersama DPR. Purbaya berharap kebijakan ini dapat diterima dan segera dilaksanakan. Ia menambahkan, “Sebentar lagi mau diskusi dengan DPR gimana bagusnya, tapi proposal udah selesai. Diharapkan nanti bisa diterima oleh DPR, baru kita jalankan nanti.”

Produsen yang mau beralih ke pasar legal harus membayar cukai tertentu. “Dia harus masuk ke legal dengan membayar cukai tertentu,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, pemerintah bertujuan menutup perdagangan rokok ilegal sekaligus meningkatkan pendapatan negara. Kebijakan ini menandai upaya berkelanjutan untuk mengatur industri rokok di Indonesia.

Purbaya Yudhi SadewaMenteri KeuanganRokok ilegalPeralihan ke jalur legalMei 2026DPRCukaiPendapatan negara

Komentar

Memuat komentar...