Menteri PU Dody Stres Saat Kejati Geledah Kementerian
Gambar atau konten salah?
Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum, mengaku merasa sangat tertekan ketika kantor kementerian digeladah oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta beberapa hari lalu. Penggeledahan tersebut menargetkan beberapa pejabat di lingkungan PU, menyoroti dugaan tindak pidana korupsi.
Menurut Dody, ia tidak diberi informasi sebelumnya mengenai rencana penggeledahan. Ia mengatakan, “Manakala mereka melakukan penggeledahan, itu juga ujuk-ujuk, saya juga nggak tahu. Sampai saya sakit perut terus. Saya stres waktu itu, saya juga stres, bukan saya senang-senang,” ia ujar di Gedung Kementerian PU, Jakarta, pada Jumat, 17 April 2026.
Ia menambahkan bahwa ia belum menerima hasil penggeledahan dari Kejati maupun Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). “Jadi, nggak tahu sampai sekarang pun saya, saya belum dikasih tahu SP2HP,” kata Dody.
Meski begitu, Dody menyatakan akan terus melakukan bersih-bersih terhadap jajaran kementerian. Ia menegaskan, “Kalau masalah ‘bersih-bersih’, memang itu tugas yang diembankan oleh Pak Prabowo. Tapi kalau masalah aktor intelektual, mungkin sebaiknya saya tidak menyebutkan di depan publik,” ungkapnya.
Sementara itu, Kejati DKI Jakarta melakukan penggeledahan pada 9 April 2026, menargetkan beberapa ruangan pejabat di gedung kementerian. Kejati DKI Jakarta menyatakan bahwa penggeledahan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi pada periode 2023‑2024.
Patris Yusrian Jaya, pejabat Kejati, menjelaskan bahwa penggeledahan tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang kasus yang melatarbelakangi. Ia hanya menyebut dugaan korupsi pada periode 2023‑2024.
Menurut Kejati, penyidikan menyoroti beberapa item kegiatan tahun 2023/2024. Namun, detail spesifik mengenai kasus masih belum diungkapkan.
Situasi ini menunjukkan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung, dan Dody menunggu hasil akhir dari Kejati. Keputusan dan langkah selanjutnya akan dipengaruhi oleh temuan investigasi yang sedang berlangsung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
KAI-INKA Merger Selesai Tahun Ini, Menjadi Holding Subholding
Trump Menandatangani Perintah Pemutusan Pegawai Tinggi
Moody's Atur Peringkat Baa2 Negatif untuk Danantara Investasi
PPh Final 0,5% Permanen, PT Non‑Perorangan Dikeluarkan
KAI Butuh Rp1,2 Triliun & 8.000 Petugas Perlintasan Sebidang
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
Berita Terbaru
Damri: Rute Bus Palembang–Lampung, Harga Rp 200–228 Ribu
Raffi Ahmad Operasi Benjolan Bahu Setelah Haji, Tertutup
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Peternak Sapi Perah Dusun Brau Siap Hadapi Musim Kemarau
Prabowo Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis di Sentul
Indonesia Open 2026: 16 Besar di Istora Senayan, Menang
Prabowo Buka Penerbangan Bandara Bandung & Yogyakarta
Messi Terima Penghargaan Putri Asturias di Kansas City
Garuda Muda vs Timor Leste: Piala AFF 2026 di Sumut
