Merdeka Gold Luncurkan Pengeboran 3.600m di Tambang Pani

Andi B. · 2 min baca · 5 hari lalu · 49 dibaca
Bisik.id
Merdeka Gold Luncurkan Pengeboran 3.600m di Tambang Pani

Gambar atau konten salah?

PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) memulai program pengeboran berlian (diamond deep drilling) sedalam 3.600 meter di Tambang Emas Pani, Gorontalo. Program ini dirancang untuk mengevaluasi potensi perluasan sumber daya mineral yang saat ini tercatat sebesar 7,0 juta ounces emas.

Tambang Emas Pani terletak di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Menurut data perseroan, estimasi sumber daya mineral tambang ini mencapai 291,5 juta ton dengan kadar emas 0,75 g/t—setara sekitar 7,0 juta ounces emas. Estimasi tersebut berasal dari area eksplorasi seluas 135 hektare, bagian dari wilayah konsesi perseroan yang mencakup 14.670 hektare. Eksplorasi sebelumnya menunjukkan indikasi adanya mineralisasi di luar batas program pengeboran terdahulu.

Program awal mencakup enam lubang bor. Satu unit rig telah beroperasi, sementara rig kedua dijadwalkan mulai beroperasi bulan depan. Jika hasil awal menunjukkan potensi positif, perseroan berencana melanjutkan program dengan skala yang lebih besar. Presiden Direktur Merdeka Gold Resources Boyke Abidin menegaskan, “Seiring dimulainya produksi di Pani, Perseroan kini berada dalam posisi yang lebih strategis untuk melanjutkan pengujian potensi mineralisasi pada area yang lebih dalam melalui enam titik bor yang telah dirancang dengan matang,” dalam keterangan tertulis, Jumat 29 Mei 2026. Ia menambahkan, “Program ini juga memiliki fleksibilitas untuk dikembangkan lebih lanjut apabila hasil pengeboran menunjukkan potensi yang positif.”

Di lokasi Kolokoa, perseroan telah menyelesaikan program pengeboran awal dengan 54 lubang bor sedalam total 11.701,6 meter. Program tersebut rampung dalam enam bulan dengan biaya sekitar USD 2,4 juta. Dari pengeboran tersebut, perseroan menetapkan target eksplorasi di Kolokoa pada kisaran 20 juta hingga 40 juta ton dengan kadar emas 0,3 g/t hingga 0,5 g/t. Estimasi perdana sumber daya mineral Kolokoa diperkirakan diumumkan pada kuartal II 2026.

Program eksplorasi yang lebih luas juga mencakup dimulainya kegiatan pengeboran di Lone Pine pada semester II 2026. Selain itu, survei geofisika melalui Mobile Magnetotelluric dan magnetik udara berbasis helikopter direncanakan berlangsung pada Juni atau Juli 2026. Seluruh informasi dan data hasil pengeboran akan disampaikan setelah tersedia dan ditinjau sesuai standar pelaporan yang berlaku, termasuk JORC Code 2012 dan KCMI 2017.

Dengan langkah ini, Merdeka Gold Resources menegaskan komitmennya terhadap pengembangan tambang yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang bagi peningkatan produksi emas di wilayah Gorontalo.

PT Merdeka Gold ResourcesTambang Emas Panipengeboran berliansumber daya mineralGorontaloJORC Code 2012Mobile Magnetotelluric

Komentar

Memuat komentar...