Modric Bugar di Usia 40, Rahasianya Latihan 'Micro-Dosing'

Lina F. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 77 dibaca
Bisik.id
Modric Bugar di Usia 40, Rahasianya Latihan 'Micro-Dosing'

Gambar atau konten salah?

AC Milan memenangkan pertandingan derby della madonnina melawan rivalnya, Inter Milan, pada Senin (9/3/2026) dini hari WIB. Gol tunggal dalam laga tersebut dicetak oleh Pervis Estupinan.

Meski demikian, sorotan juga tertuju pada Luka Modric. Di usia 40 tahun, pemain lini tengah asal Kroasia ini masih menunjukkan performa yang kompetitif di Serie A, terutama dalam laga derby klasik Italia yang menuntut stamina tinggi.

Gelandang veteran tersebut bermain penuh selama 90 menit. Ia memainkan peran penyeimbang di lini tengah. Modric mungkin tidak terlalu mencolok, namun ia tetap menjadi bagian penting dalam mengatur ritme permainan I Rossoneri.

Kebugaran Modric yang masih prima disebut-sebut berkaitan dengan metode latihan khusus. Metode ini dikenal sebagai 'micro-dosing'. Latihan ini melibatkan penggunaan elastic band atau karet elastis dalam dosis kecil yang dilakukan sepanjang hari.

Profesor asal Kroasia, Vlatko Vucetic, adalah penggagas metode latihan ini. Vucetic mengembangkan program ini karena Modric sebelumnya hanya mampu bermain intensitas tinggi sekitar 65 menit.

Hubungan kerja antara Modric dan Vucetic terjalin lebih dari sepuluh tahun lalu. Saat itu, Modric mengunjungi pusat diagnostik olahraga di Fakultas Kinesiologi Zagreb yang dikelola Vucetic.

Program latihan tersebut disusun dalam beberapa sesi: pagi hari, sebelum latihan, setelah latihan, dan kadang kala di malam hari. Sekitar 80 persen dari latihan ini memanfaatkan elastic band. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kekuatan, elastisitas, dan yang terpenting, mencegah cedera.

Menurut Vucetic, rutinitas pencegahan cedera yang dilakukan Modric setiap hari inilah yang menjadi kunci mengapa mantan pemain Real Madrid itu masih bisa bersaing hingga saat ini.


Ringkasan Berita:

  • AC Milan mengalahkan Inter Milan pada Senin (9/3/2026) melalui gol tunggal Pervis Estupinan.
  • Luka Modric, berusia 40 tahun, tampil solid selama 90 menit dalam pertandingan tersebut.
  • Kebugaran Modric diyakini berkat metode latihan 'micro-dosing' menggunakan karet elastis, dikembangkan oleh Vlatko Vucetic.
  • Latihan ini bertujuan meningkatkan kekuatan dan pencegahan cedera, dilakukan secara rutin sepanjang hari dalam sesi terpisah.
AC MilanDerby della MadonninaLuka ModricMicro-DosingKebugaranSerie AElastic Band

Komentar

Memuat komentar...