MoU Benih Kedelai & Padi antara Hyang Seri & Karya Unggulan
Gambar atau konten salah?
PT Sang Hyang Seri dan PT Karya Unggulan Anakbangsa menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada 08 April 2026 di Jakarta. Kerja sama ini bertujuan mengembangkan produksi benih kedelai dan galur padi unggul.
Perjanjian ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk memperkuat ekosistem perbenihan nasional. Fokus utama adalah dua komoditas strategis: kedelai dan padi. Dengan kolaborasi ini, kedua perusahaan berharap dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan memastikan ketersediaan benih unggul bagi petani di seluruh Indonesia.
“PT Sang Hyang Seri sangat mengapresiasi kerja sama ini, khususnya dengan PT Karya Unggulan Anakbangsa yang memiliki spesialisasi pada benih kedelai. Ini menjadi langkah penting untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan benih kedelai nasional hingga menjadi varietas unggulan bagi Indonesia. Kami optimistis, dengan perencanaan yang presisi dan kolaborasi yang kuat, target swasembada kedelai dalam 2‑3 tahun ke depan dapat tercapai,” ujar Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Adhi Cahyono Nugroho dalam keterangan tertulis, 09 April 2026.
Ia juga menambahkan bahwa pengembangan galur padi genjah dengan produktivitas tinggi menjadi salah satu solusi strategis dalam menjaga keberlanjutan swasembada beras nasional. “Padi genjah dengan produktivitas tinggi adalah solusi untuk memastikan swasembada beras yang berkelanjutan. Ini menjadi tugas bersama agar Indonesia tidak hanya mencapai, tetapi juga mampu mempertahankan swasembada pangan,” tambahnya.
Melalui MoU ini, para pihak sepakat untuk menjajaki berbagai potensi kerja sama. Rencana yang terfokus meliputi: pengembangan komoditas kedelai melalui kegiatan perbanyakan benih, pelaksanaan budidaya di wilayah Sukamandi dan lahan mitra penangkar, serta penyusunan skema produksi dan pemasaran hasil. Semua langkah ini dirancang agar proses produksi dapat berjalan terkoordinasi dan hasilnya dapat langsung masuk ke pasar.
Direktur Utama PT Karya Unggulan Anakbangsa, Ali Zum Mashar, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan momentum strategis untuk menghadirkan inovasi benih unggul secara lebih luas kepada petani. “Kolaborasi antara PT Sang Hyang Seri dengan jaringan nasionalnya dan PT Karya Unggulan Anakbangsa dengan inovasi benih unggul akan menjadi gerakan revolusioner dalam sektor pertanian. Kami optimistis, melalui sinergi ini, Indonesia tidak hanya mencapai swasembada kedelai dan beras, tetapi juga berpotensi menjadi lumbung pangan dunia,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya telah memiliki sejumlah varietas kedelai unggul dengan produktivitas tinggi serta galur padi berumur genjah yang siap dikembangkan secara masif. Dengan kombinasi teknologi perbenihan dan jaringan distribusi yang kuat, kedua perusahaan berencana memaksimalkan potensi pertanian Indonesia.
Kerja sama ini menandai langkah konkret menuju swasembada pangan. Melalui sinergi antara inovasi benih dan jaringan nasional, Indonesia dapat memperkuat ketahanan pangan dan menempatkan diri sebagai produsen beras dan kedelai yang kompetitif di pasar global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Affan: Dari Konter Pulsa Sederhana Jadi Agen BRI Lincah
Keuangan Indonesia: Kinerja Baik, Koordinasi BI Diperkuat
K‑SIGN Rote Ndao: Titik Nadi Swasembada Garam Nasional
Pemerintah Dukungan Pedagang Tahu Tempe, Fokus Nilai Tukar
IBST Rencanakan Delisting, VTO Rp5.400 per Saham
KAI Tambah Frekuensi LRT Jabodebek, Uji Coba KLB 08–12 Juni
Berita Terbaru
Operasi Patuh Musi 2026: Lalu Lintas Sumsel
Arkeolog Temukan Kerangka Ratu Elisenda dan Makam Mengerikan
Corpus Christi 7 Juni: Umat Katolik Rayakan Kehadiran Yesus
Kebakaran Spining1, 15 Ribu Liter Air Tembus 10x6 m
Didier Deschamps Kembali Memimpin Prancis di Piala Dunia 2026
SPMB 2026 Bali Buka Pendaftaran Online, Siapkan Berkas Lengkap
Cuaca Sumsel 7 Juni 2026: Hujan Ringan di Musi, Banyuasin
Air Zamzam: Sumber Keberkahan, Kekuatan Kesehatan dan Ritual
07 Juni 2026 Dihitung 21 Dzulhijjah 1447 H Hari Minggu
