OIKN: 2.000 ASN di IKN, Target 4.100 pada 2029, Ibu Kota

Arif S. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 58 dibaca
Bisik.id
OIKN: 2.000 ASN di IKN, Target 4.100 pada 2029, Ibu Kota

Gambar atau konten salah?

Di Jakarta, Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), mengungkapkan bahwa saat ini ada sekitar 2.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Para pegawai tersebut terdiri dari staf OIKN dan ASN dari berbagai kementerian.

Basuki menjelaskan bahwa 1.100 staf OIKN sudah beroperasi di IKN, sementara sisanya berasal dari kementerian lain. Total ASN di IKN mencapai 2.000 orang.

“Kalau sekarang yang sudah ada di sana itu, selain Otoritas sekitar 1.100, ada PU, yang balai-balai di sana. Ada Perumahan, ada Kesehatan, ada Perhubungan. Perhubungan kan kalau mau mengoperasikan bandara di IKN. Sudah ada sekitar 2.000 sekian,” jelasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.

Basuki juga menargetkan 4.100 ASN berkantor di IKN mulai tahun 2029. Pemindahan ASN menjadi program prioritas OIKN periode 2026‑2029, dengan proses yang sudah dimulai secara bertahap sejak tahun ini. “Mulai tahun ini. Sampai 2028,” tambahnya.

Dalam kesempatan terpisah, Basuki menyebutkan luas area Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan sekitarnya yang terbangun mencapai sekitar 850 ha hingga total 1.000 ha. Persentase pembangunan gedung perkantoran di IKN sebesar 50 %, sedangkan pembangunan hunian mencapai 60 %.

Target pemindahan ASN ke IKN berkisar antara 1.700 hingga 4.100 ASN. Nilai investasi sektor swasta di IKN diperkirakan sebesar Rp 70 triliun, ungkap Basuki dalam rapat bersama Komisi II di Kompleks Parlemen.

Dengan langkah-langkah ini, OIKN berusaha menyiapkan tenaga kerja yang cukup untuk mendukung operasional Ibu Kota Nusantara, sekaligus menarik investasi swasta yang signifikan.

Basuki HadimuljonoOtorita Ibu Kota NusantaraAparatur Sipil NegaraIbu Kota NusantaraKawasan Inti Pusat Pemerintahaninvestasi swastatarget pemindahan ASN

Komentar

Memuat komentar...